Breaking News
Jumat, 24 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Amalan Islam

Kumpulan Doa-Doa yang Dipanjatkan saat Turun Hujan

Dengan berdoa kita memohon perlindungan kepada Allah SWT baik pagi, siang maupun malam. Hujan maupun cerah.  

Editor: Rizali Posumah
Pixabay/ tienthinhphoto
Ilustrasi hujan - Kumpulan doa saat terjadi hujan. 

سُبْحَانَ الَّذِي سَبَّحَتْ لَهُ

”Subhanalladzi sabbahat lahu” (Maha suci Allah yang petir bertasbih kepada-Nya). Lalu beliau mengatakan, ”Sesungguhnya petir adalah malaikat yang meneriaki (membentak) untuk mengatur hujan sebagaimana pengembala ternak membentak hewannya.” (Disebutkan oleh Imam Bukhari dalam Adabul Mufrod no. 722. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan).

Namun, tak ada doa yang benar-benar bersumber dari Nabi Muhammad SAW.

Doa saat mendengar petir hanya bersumber dari para sahabat.

Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam pun mencontohkan berdoa saat hujan lebat turun

Nabi Muhammad langsung memanjatkan doa saat hujan deras.

Doanya cukup sederhana dan bisa langsung kamu praktikkan.

Dari Ummul Mukminin, ’Aisyah radhiyallahu ’anha,

إِنَّ النَّبِىَّ -صلى الله عليه وسلم- كَانَ إِذَا رَأَى الْمَطَرَ قَالَ اللَّهُمَّ صَيِّباً نَافِعاً

“Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam ketika melihat turunnya hujan, beliau mengucapkan, ”Allahumma shoyyiban nafi’an” (Ya Allah turunkanlah pada kami hujan yang bermanfaat)”. (HR. Bukhari no. 1032)

Doa tersebut bisa dilakukan saat hujan mulai turun.

Ada juga doa yang dipanjatkan saat hujan deras mulai melanda.

Doa ini menjaga kita dari bencana yang datang saat hujan deras tiba.

Suatu ketika Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah berdoa supaya hujan turun.

Saat doanya dikabulkan, hujan turun dengan derasnya.

Nabi Muhammad SAW pun kembali memanjatkan doa

Kali ini doanya untuk menjaga supaya hujan tak menjadi penyebab sebuah bencana dan cuaca menjadi cerah

Berdasarkan Hadist Riwayat Bukhari nomor 1014, Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam berdoa:

Arab : اللَّهُمّ حَوَالَيْنَا وَلَا عَلَيْنَا,اللَّهُمَّ عَلَى الْآكَامِ وَالْجِبَالِ وَالظِّرَابِ وَبُطُونِ الْأَوْدِيَةِ وَمَنَابِتِ الشَّجَرِ

Latin : Allahumma haawalaina wa laa 'alaina. Allahumma 'alal aakami wal jibaali, wazh zhiroobi, wa buthunil awdiyati, wa manaabitisy syajari.

Artinya: (Ya Allah.. turunkanlah hujan di sekitar kami, namun jangan untuk menghancurkan dan merusak kami.

Ya Allah.. turukanlah hujan ke dataran tinggi, gunung-gunung, bukit-bukit, perut lembah dan tempat tumbuhnya pepohonan.) (HR. Bukhari – Bukhory 1/224, Muslim 2/614).

Baca berita lainnya di: Google News.

Berita terbaru Tribun Manado: klik di sini.

Artikel ini telah tayang di TribunJatim.com

Sumber: Tribunnews
Halaman 4/4
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved