Renungan Harian Kristen
Renungan harian Kristen Mazmur 112:10, Awas! Jangan Salah Jalan
Engkau mengetahui bahwa hal-hal itu benar, karena engkau tahu bahwa engkau dapat mempercayai kami yang telah mengajarkannya.
Penulis: Alpen Martinus | Editor: Alpen Martinus
TRIBUNMANADO.CO.ID - Banyak jalan yang ditawarkan dunia ini, ada yang menuju kebaikan, tapi tak sedikit pula yang menjerumuskan.
Mari belajar bersama agar jalan kita tak salah dalam renungan harian Kristen dengan judul Awas! Jangan Salah Jalan.
Ayat referensi diambil dalam Mazmur 112:10.
Baca juga: Renungan Harian Kristen, Yeremia 29:11, Tuhan Memiliki Tujuan untuk Kita
Firman Tuhan : “Orang fasik melihatnya, lalu sakit hati, ia menggertakkan giginya, lalu hancur; keinginan orang fasik akan menuju kebinasaan.”
Pada tahun 1900 Benjamin B. Warfiled dan tim tidak saja mengadakan penelitian tentang kehidupan dan keturunan Jonathan Edward yang takut akan Tuhan tetapi juga mengadakan penelitian tentang kehidupan dan keturunan Max Jukes yang hidup sezaman dengan Jonathan Edwards.
Max Jukes adalah seorang ateis / seorang yang tidak takut akan Tuhan, ia tidak beriman pada Tuhan, dan hidupnya tidak mempunyai prinsip, ia tidak percaya Firman Tuhan, dan tidak pernah datang ke gereja.
Baca juga: Renungan Harian Kristen, 1 Yohanes 4:17-18, Kasih Allah Membebaskan Ketakutan
ia tinggal di New York. Ia menikah dengan seorang yang juga tidak takut akan Tuhan.
Mereka tidak pernah membawa anak-anak mereka ke gereja.
Dari hasil penelitian mereka didapati bahwa Max Jukes mempunyai 540 keturunan : 310 mati sebagai pengemis, 150 orang keturunannya pernah masuk penjara dengan berbagai kejahatan yang pernah dilakukan, dengan hukuman penjara rata-rata 13 tahun, 7 di antaranya adalah pembunuh, 100 orang lebih adalah pemabuk, dan banyak dari keturunannya menjadi wanita yang tidak baik.
Dan keluarga ini telah merugikan Negara sebesar 1,25 juta, atau sebesar 12 milyard rupiah (pada abad ke 19). Keluarga Jukes, telah merugikan pemerintah Amerika Serikat lebih dari setengah juta dollar untuk merehabilitasi mereka. (Sumber: https: dedewijaya. wordpress.com/ 2013/0/20/jonathan-edwards-max-jukes-warisan-terbesar-bagi-anak-kita/)
Penelitian ini mengingatkan kita pada kata-kata pemazmur dalam Mazmur 112 ayat 10b, “keinginan orang fasik akan menuju kebinasaan.”
Penelitian ini juga menyadarkan kita bahwa takut akan TUHAN, dan menyukai segala perintah-Nya harus menjadi prioritas pengajaran kita baik secara pribadi maupun keluarga .
Kita menyadari juga bahwa disekeliling kita ada banyak orang yang memiliki pemikiran seperti Max Jukes.
Mereka disesatkan oleh pengajaran-pengajaran yang bukan Alkitabiah.
Saya ingat sewaktu masih kuliah di Philipina, saya melayani seorang mahasiswa yang mengatakan bahwa ia tidak percaya pada Tuhan, tidak punya agama, ia adalah seorang Ateis.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Renungan-harian-Kristen-hari-ini-mengenai-Tuhan-Tahu-Apa-yang-Terbaik-Bagi-Kita.jpg)