Manado Sulawesi Utara
DLH Manado Sulawesi Utara Bakal Tata Kembali Tanaman Hidup di Jalan Pierre Tendean
Kini, DLH Manado tengah menanam bibit Gondoruso dan Erva Merah untuk hiasan di pinggir Jalan Pierre Tendean. Ada 7 ribu-8 ribu yang akan ditanam.
Penulis: Rhendi Umar | Editor: Isvara Savitri
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Ribuan tanaman yang sudah mati di Jalan Pierre Tendean, Manado, Sulawesi Utara, kini sudah dibersihkan.
Tanaman mati tersebut diketahui sempat menuai perhatian masyarakat karena mengganggu wajah Manado.
Kini tinggal tersisa penyangga yang biasa menahan pot bunga.
Terkait hal tersebut, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Manado, Franky Porawouw, menjelaskan tanaman akan kembali ditata di lokasi tersebut.
"Bunga tersebut sementara dalam pembibitan. Di situ akan diletakkan bunga 7 ribu-8 ribu bunga," ujarnya, Selasa (29/8/2023).
Bunga yang akan diletakkan tersebut jenis Gondoruso dan Erva Merah.
"Proses pembibitannya kan butuh waktu, dengan ndak bisa langsung ditanam. Pembibitannya di Kota Manado," jelasnya.
Foto-Foto Tanaman Mati di Jalan Pierre Tendean Manado Sulawesi Utara Sudah Dibersihkan
Tanaman hidup di Jalan Pierre Tendean, Manado, Sulawesi Utara, yang sudah mati kini sudah dibersihkan.
Tanaman mati tersebut diketahui sempat menuai perhatian masyarakat karena mengganggu wajah Manado.
Baca juga: Diikuti Kalapas Tondano, Dirjenpas Beri Arahan Kepala UPT Lapas se-Sulawesi Utara Saat Studi Tiru
Baca juga: Fabian Kaloh Sebut PDIP Turut Edukasi Pemilih Muda di Sulawesi Utara Tentang Cara Nyoblos
Tanaman tersebut diperkirakan berjumlah lebih dari 1.000.
Berdasarkan pantauan tribunmamado.co.id, tanaman mati tersebut sudah dibersihkan.
Tinggal tersisa lubang besi yang biasa digunakan untuk menahan pot bunga.
Belum diketahui ke depan apakah ada rencana penataan kembali tanaman tersebut.
Seorang pejalan kaki, Revina Boyoh, berharap Pemerintah Kota Manado memperhatikan kondisi tersebut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/sudah-dibersihkan-Senin-2882023.jpg)