Breaking News
Sabtu, 30 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Bacaan Alkitab

Bacaan Alkitab Roma 13:1-7, Ketaatan Orang Merdeka

Sadar atau tidak, orang Kristen selalu menjadi sorotan karena orang tahu bahwa orang Kristen itu punya ketaatan kasih.

Tayang:
Penulis: Alpen Martinus | Editor: Alpen Martinus
hop.church
Bacaan Alkitab Roma 13:1-7, Ketaatan Orang Merdeka 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kita sebagai orang percaya kepada Yesus Kristus adalah orang yang merdeka.

Orang yang dimenangkan dan diangkat dari hukuman kekal.

Nah, sebagai orang merdeka, kita wajib untuk taat kepada apa yang Tuhan perintahkan.

Baca juga: Bacaan Alkitab 2 Korintus 5:17, Kristus Menjadikanku Baru

Dalam bacaan Alkitab kali ini kitanakan belajar soal Ketaatan Orang Merdeka, dengan ayat referensi Roma 13:1-7.

Firman Tuhan : “Tiap-tiap orang harus takluk kepada pemerintah yang diatasnya, sebab tidak ada pemerintah, yang tidak berasal dari Allah; dan pemerintah-pemerintah yang ada, ditetapkan oleh Allah.” (Ay.1)

Daniel Webster pernah berkata: “Apapun yang membuat orang menjadi umat kristiani yang baik, hal itu juga membuat mereka menjadi warga negara yang baik.” Ya.

Bukankah seharusnya demikian?

Baca juga: Bacaan Alkitab Roma 12:9-21, Kasih Orang Merdeka

Sadar atau tidak, orang Kristen selalu menjadi sorotan karena orang tahu bahwa orang Kristen itu punya ketaatan kasih.

Tatkala ia bicara kepatuhan pada pemerintah, namun ia sendiri tidak tertib dalam membayar pajak misalnya, tentu saja menjadi preseden buruk bagi orang lain.

Lebih buruk lagi, menjadi batu sandungan bagi mereka yang belum mengenal Allah.

Pada zaman Paulus pun, hal ketaatan orang Kristen pada pemerintah menjadi catatan penting.

Baca juga: Bacaan Alkitab Ulangan 6:4-12, Apa yang Tuhan Inginkan?

Bahkan ditegaskannya bahwa pemerintah adalah hamba Allah.

“Allah telah membentuk tiga lembaga: keluarga (kejadian 2:18-25), pemerintah (Kejadian 9:1-17), dan jemaat (Kisah 2).

Paulus menulis surat untuk orang-orang percaya di Kekaisaran Romawi.

Hingga saat itu, penganiayaan secara besar-besaran belum dimulai, tetapi akan segera dimulai.

Kekristenan masih dipandang sebagai ajaran Yahudi, dan agama Yahudi disetujui oleh Roma.

Tetapi saatnya akan tiba, di mana akan sangat sulit, kalau tidak dapat dikatakan mustahil, bagi orang Kristen untuk setia pada Kaisar.

Ia tidak dapat menjatuhkan dupa di atas mezbah dan mengiakan, “Kaisar adalah allah.” (Warren Wiersbe).

Setiap orang percaya di mana pun ditempatkan Tuhan, seharusnya tak bergeser dari perannya sebagai saksi Kristus.

David Coffey in Discovering Romans, menegaskan: Christians will be all the more effective in their witness, and enjoy easier and happier relations with the state, if they show willingness to cooperate with what the state legitimately demands.”

Bahwa kesediaan untuk taat dan patuh itu, menjadi sesuatu yang membuat para saksi Kristus lebih efektif, bahkan bisa menikmati hubungan yang lebih mudah dan menyenangkan dengan pemerintah.

” Sehingga benarlah seperti dikatakan, kita tidak perlu takut pada pemerintah, apabila kita melakukan apa yang baik, dan bahkan beroleh pujian daripadanya (ay. 3).

Sejauh mana kualitas ketaatan kita sebagai bagian dari bangsa yang kita cintai ini?

Inspirasi: Ketaatan orang percaya bukan sekedar ketaatan biasa tetapi suatu ketaatan yang bersifat missioner (missionary obedience), di mana melaluinya nama Kristus dipermuliakan.

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved