Bacaan Alkitab
Bacaan Alkitab Keluaran 15:22-27, Merdeka, Lihat ke Atas
Setelah Allah membebaskan bangsa Israel ke luar dari Mesir, Allah memerintahkan mereka untuk belajar taat kepada-Nya.
Penulis: Alpen Martinus | Editor: Alpen Martinus
Ketiga, tetap (konsisten) mengikuti ketetapan-Nya.
Tatkala mereka konsisten dengan firman Tuhan ini, maka di sana ada janji bahwa Allah akan menyembuhkan mereka.
Melihat sikap bangsa itu yang marah karena air di Mara yang pahit itu, Warren Wiersbe mengatakan, “Sukacita bangsa itu berubah menjadi keluhan! Memang mudah untuk menyanyi ketika keadaan nyaman, tetapi perlu iman untuk menyanyi saat anda sedang menderita.
Tuhan menguji kita dengan pengalaman-pengalaman hidup setiap hari, untuk melihat apakah kita akan menaatinya.
Dia mampu mengubah keadaan kita tetapi Dia lebih suka mengubah kita (Filipi 4:10-13).
” Jadi Allah mau mengajar mereka untuk memandang kepada-Nya, bukan memandang keadaan, yang justru menambah tekanan batin itu. Yesus sendiri memandang kepada Bapa-Nya saat keadaan mencekam di Getsemani itu (Mat.26:39).
Kita sedang merenungkan dan merayakan kemerdekaan bangsa kita, tetapi apa makna kemerdekaan sejati dalam Kristus itu?
Sekali lagi kita belajar dari Paulus dan Silas, keduanya justru sanggup menyanyi disaat tangan kakinya terbelenggu dan terpasung.
Itu karena mata hatinya terarah ke atas, melihat wajah-Nya yang mulia, sehingga tak ada ruang untuk bersungut kecuali bersyukur.
Seperti kata sebuah lagu: “Turn your eyes upon Jesus.” Bagaimana dengan kita hari ini?
Inspirasi: Orang merdeka akan terus berjuang dan bekerja dengan tangannya yang kuat, namun hatinya selalu terarah kepada Dia sumber kekuatan dan penghiburan itu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/bendera-indonesia-2020.jpg)