Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Profil Tokoh

Profil Johny Lumintang, Jenderal Bintang Tiga Kebanggaan Sulut, Pernah 2 kali Ganti Jabatan Prabowo

Simak profil Johny Lumintang berikut ini yang memiliki karir militer yang tak kalah dari Prabowo Subianto.

Editor: Tirza Ponto
HO
Profil Johny Lumintang yang memiliki karir militer yang tak kalah dari Prabowo Subianto. 

- Panglima Divisi Infanteri I/Kostrad.

2 kali Gantikan Jabatan Prabowo Subianto 

Pada saat-saat kritis saat Soeharto turun dari kursi kepresidenan, Johny dipercaya menjabat Pangkostrad, menggantikan Letjen TNI Prabowo Subianto (yang saat itu terkenal sebagai The Rising Star).

Sayang, masa jabatannya sebagai Panglima Kostrad sangat singkat, hanya 17 jam (22-23 Mei 1998). Itu adalah saat-saat yang paling menentukan dalam kehidupan bangsa dan negara.

Tanggal 30 Oktober 1998, Johny lagi-lagi dipercaya menggantikan posisi Prabowo sebagai Komandan Sekolah Staf dan Komando (Sesko) TNI. Sekaligus juga menggantikan kedudukannya sebagai Anggota Fraksi ABRI MPR-RI.

Suami Drg. Sonya Riupassa, MHA ini pada tanggal18 Januari 1999 ditunjuk menjadi Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Darat.

Sebelum pensiun Johny menduduki jabatan sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen) Departemen Pertahanan setelah sebelumnya menjabat Gubernur Lemhanas.

Dalam waktu yang relatif singkat, yaitu kurang lebih 10 bulan, ia telah menduduki banyak jabatan strategis.

Lumintang adalah alumnus Sesko TNI (1991-1992) Angkatan 18, Sus Staf Senior (1992) serta Lemhannas (1995).

Pada tahun 2014, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono melantik Johny Lumintang menjadi Duta Besar Republik Indonesia untuk Filipina.

Suka Berkebun

Johny Lumintang sangat suka berkebun.

Jenderal bintang tiga ini ingin memberi contoh kepada orang Minahasa.

"Saya ingin memberi contoh kepada orang Minahasa agar tidak malas menjalani profesi sebagai petani, karena saya pun bisa seperti sekarang karena petani” katanya.

Johny berkata begitu karena ia merasa ia menduduki karier yang cemerlang juga awalnya dari hasil berkebun.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved