Rabu, 8 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

RHK Rabu 19 Juli 2023

Bacaan Alkitab Yoel 2:22 Tanah Subur, Ternak Tambun, Pohon Berbuah

KEGERSANGAN dan ketandusan tanah dan lahan yang berakibat rusaknya tanaman, tumbuhan, pepohonan dll, membuat gandum, anggur dan tanaman lainnya

Penulis: Aswin_Lumintang | Editor: Aswin_Lumintang
plantsandpillars.net
Bacaan Alkitab 

Yoel 2:22
TRIBUNMANADO.CO.ID - Kegersangan dan ketandusan tanah dan lahan yang berakibat rusaknya tanaman, tumbuhan, pepohonan dll, membuat gandum, anggur dan tanaman lainnya tidak menghasilkan.

Dampaknya adalah habisnya makanan kambing, domba, lembu dll, sehingga membuat ekonomi umat merosot. Kerusakan semakin parah yang menimbulkan kesusahan bagi masyarakat karena serangan hama belalang yang sangat mengerikan.

Yakni belalang jenis pengerip, pindahan, pelompat dan pelahap.

Berdoa dan Pembacaan Alkitab
Berdoa dan Pembacaan Alkitab (Tribun Manado/Indra Sudrajat)

Umat Tuhan menderita sengsara. Apalagi mereka dalam keadaan tertindas dan dijajah sebagai tawanan di Babel. Memang semua itu mereka terima sebagai hukuman atas kejahatan dan pemberontakan mereka kepada Tuhan.

Tetapi hukuman Tuhan kepada mereka sebenarnya merupakan bagian dari proses didikan dan pembentukan dari Tuhan. Maksudnya dengan penghukuman itu ada efek jera. Yakni mereka bertobat dari dosanya dan kembali ke jalan Tuhan. Nabi Yoel pun menyerukan pertobatan kepada mereka.

Allah memulihkan hidup mereka secara luar biasa. Pertanian dan peternakan yang menjadi tumpuan hidup dan ekonomi mereka, dipulihkan oleh Tuhan. Allah mengembalikan semua yang hilang dari mereka. Ekonomi pulih, hidup mereka diberkati.

Pertanian menghasilkan, peternakan berkembang biak. Semua terjadi karena Allah baik dan teramat baik bagi umat-Nya yang bertobat dan berserah penuh kepada Dia.

Seiring dengan pertobatan dan ketaatan mereka kepada Allahnya, tanah mereka kembali gembira dan subur. Tanaman menghasilkan, ternak menjadi tambun karena suburnya rerumputan.

Pohon seperti anggur berbuah lebat, gandum memberikan hasilnya secara luar biasa. Ekonomi mereka pulih, umat Tuhan jadi sejahtera.

Mereka menerima kembali "cinta dejati yang hilang" setelah mereka tinggalkan akibat kedegilan hati mereka yang tegak tengkuk menyangkali Pencipta dan Pemilik kehidupannya. Tetapi, Allah sungguh maha kasih dan penyayang.

Kasih-Nya melebihi apapun juga dan tak dapat dibatasi oleh keinginan dan harapan kita.

Itulah sebabnya, nabi Yoel berseru kepada seluruh umat Tuhan agar tidak perlu takut. Semua binatang, hewan, ternak di Padang penggembalaan, tidak perlu takut dan kuatir dengan apapun juga. Sebab tanah gersang itu menghijau, tumbuhan dan rerumputan tumbuh subur menjadi sumber makanan ternak, binatang dan hewan peliharaan mereka.

Sehingga binatang-binatang itu menjadi tambun, berkembang biak dan bertambah-tambah banyak jumlahnya.

Selain itu, karena tanah dan ladang diberkati menjadi subur dan gembira, berbagai tanaman seperti anggur, pohon Ara, zaitun, gandum dan lain sebagainya, bermekaran tumbuh merimbun dan berbuah banyak.

Bahkan nabi Yoel menyebutkan bahwa hasil tanaman terutama dari pohon Ara dan pohon anggur memberi kekayaan kepada mereka. Mereka menikmati apa yang Tuhan janjikan ketika mereka bertobat dan berbalik menjadi setia dan taat kepada Tuhan.

Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved