Rabu, 6 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Tomohon Sulawesi Utara

Status Gunung Lokon Tomohon Siaga, Aktifitas Masyarakat Tetap Berjalan Normal

Diketahui Status Gunung Lokon di Kota Tomohon, Sulawesi Utara dinaikkan dari level II waspada menjadi level III siaga.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Rhendi Umar | Editor: Rizali Posumah
fernando lumowa/tribun manado
Gunung Lokon di Kota Tomohon, Sulawesi Utara. 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID -  Kondisi terkini di Kota Tomohon pasca status Gunung Lokon dinaikkan dari level II waspada menjadi level III siaga, disampaikan Kapolres AKBP Lerry Tutu.

Kepada Tribun Manado, Kapolres menjelaskan di Kota Tomohon masih berjalan dengan normal.

"Ya, kondisinya normal, masyarakat beraktifitas seperti biasanya," jelasnya Senin (17/7/2023).

Lanjutnya, sejauh ini dia terus mengikuti perkembangan dari PVMBG. 

"Kan sudah ada himbauannya juga, jadi saat ini kita tetap waspada namun tidak perlu panik," jelasnya

Dia pun meminta untuk tidak mendekat dari pusat aktifitas dan dihimbau untuk tetap berada di dalam rumah.

"Tetap kita pantau perkembangannya seperti apa dan tidak perlu panik," jelasnya

Diketahui Status Gunung Lokon di Kota Tomohon, Sulawesi Utara dinaikkan dari level II waspada menjadi level III siaga.

Keputusan naik status menjadi siaga ini ditetapkan Badan Geologi Kementerian ESDM, Senin 17 Juli 2023 pukul 18.00 Wita.

"Status naik seiring peningkatan aktivitas Gunung Lokon," kata Kepala Badan Geologi, Sugeng Mujiyanto, Senin malam ini.

Terkait naik status ini, tidak diperbolehkan ada aktivitas di sekitar kawah Tompaluan dengan radius hingga 2.5 km.

Seiring meningkatnya status Gunung Lokon, potensi ancaman bahaya ialah terjadi erupsi freatik secara tiba-tiba

Dijelaskan dalam keterangan ke Tribumanado.co.id, letusan ini dapat diikuti dengan erupsi freatomagmatik-magmatik.

Letusan letusan dapat disertai dengan lontaran material pijar berukuran lapili sampai bongkah dan hujan abu tebal dengan atau tanpa diikuti aliran awan panas letusan secara tiba tiba.

Dengan cuaca di Kota Tomohon yang sering hujan akhir ini, masyarakat agar mewaspadai terjadinya lahar hujan pada alur Sungau Pasahapen, juga alur sungai lainnya yang berhulu di puncak G. Lokon.

"Karena batuan terdiri dari material letusan yang bersifat lepas, mudah terbawa oleh aliran air yang berkembang menjadi lahar hujan," katanya.

Masyarakat yang berada di sekitar alur Sungai Pasahapen juga dimbau mewaspadai terjadinya awan panas.

Berdasar data rekaman kegempaan Gunung Lokon cenderung adanya peningkatan yang signifikan sejak 13 Juni 2023 pukul 18:50 Wita.

Saat itu mulai terkam adanya gempa Tremor dengan amplituda maksimum 28 mm, dan lama gempa 7200 detik, jumlah gempa hingga 16 Juli 2023 masih tinggi dibanding sebelum Juni 2023.

Dari data tersebut jelas bahwa telah terjadi peningkatan aktivitas vulkanik di bagian permukaan setelah terekamnya gempa Tremor. (Ren/Ndo)

Baca berita lainnya di: Google News.

Berita terbaru Tribun Manado: klik di sini.

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved