Pendidikan
Program Gasing Yohanes Surya Buat Anak-anak Papua Jago Matematika, Jokowi Kagum dan Beri Sepeda
Jokowi bertemu para anak-anak pelajar Papua dan dibuat kagum dengan keahlian Matematika mereka.
Baca juga: Momen Jokowi Beri Kuis Matematika Berhadiah Sepeda untuk Anak-anak Papua
"Kamu enggak ikut, kok ikut lagi. Menang terus nanti, sudah dapat sepeda. Pintar banget ini. Entar diulang lagi. Siapa namanya?" tanya Presiden.
"Jose," jawab sang anak.
"Jose enggak ikut dulu, entar, cepat banget lagi, nanti saya tanya khusus, sudah dapat sepeda," ungkap Presiden diiringi gelak tawa semua yang hadir.
Menurut Profesor Yohanes Surya, anak-anak tersebut sebelumnya tidak bisa berhitung. Namun, setelah mengikuti program belajar berhitung dengan metode "Gasing" (gampang, asyik, menyenangkan) yang digagasnya, anak-anak tersebut jadi bisa berhitung dengan cepat.
"Jadi anak-anak ini sebenarnya dilatih dua minggu dari enggak bisa hitung, dua minggu itu sudah bisa hitung," ungkap Profesor Yohanes.
Di akhir pertemuan, seorang anak bernama Carmelita bertanya apakah Presiden Jokowi kecil suka belajar matematika. Presiden Jokowi pun menjawab bahwa ia sangat menyukai matematika.
"Suka banget, tanya matematika apa saja bisa, tapi sekarang sudah tua, lupa. Dulu seingat saya matematika Pak Presiden dapat angka 9. Dulu Pak Presiden SD juga juara, SMP enggak, SMA juara lagi. Juara sekolah, loh, bukan juara kelas," pungkas Jokowi.
Reaksi Jokowi Ditanya Seorang Siswi Kenapa Ibu Kota Negara Tidak di Papua
Seorang siswi di Papua bertanya pada Presiden Jokowi, mengapa ibu kota negara tidak dipindah ke Papua.
Peristiwa tersebut berlangsung saat Jokowi temui sejumlah siswa di Jayapura, Jumat (7/7).
“Kenapa ibu kota negara tidak dipindahkan saja ke Papua?” tanya seorang siswi.
Jokowi pun menjawab dengan alasan geografis, bahwa ibu kota negara sebaiknya berada di tengah Indonesia.
“Indonesia ini sangat besar sekali, dari Papua sampai Aceh. Kalau dipilih yang Timur, kalau ibu kotanya di Papua, yang dari Aceh ke Papua jauh sekali, 9 jam,” ucap Jokowi.
“Jadi dipilih ibu kota itu di tengah-tengah, jadi dipillih Nusantara di Kalimantan,” lanjutnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Presiden-Jokowi-bertemu-para-anak-anak-pelajar-Papua-fsf.jpg)