RHK Sabtu 1 Juli 2023
Bacaan Alkitab - 1 Petrus 2:9-10 Kita Umat Pilihan Allah
Ketika kita berbicara tentang umat pilihan Allah, bangsa kesayangan-Nya bahkan kepunyaan serta biji mata Tuhan, pasti kita menunjuk kepada Israel.
Penulis: Aswin_Lumintang | Editor: Aswin_Lumintang
1 Petrus 2:9-10
TRIBUNMANADO.CO.ID - Ketika kita berbicara tentang umat pilihan Allah, bangsa kesayangan-Nya bahkan kepunyaan serta biji mata Tuhan, pasti kita menunjuk kepada Israel.
Karena sejak mulanya, memang mereka telah dipilih Allah sesuai dengan kedaulatan-Nya yang mutlak. Hal ini bermula dari kisah nenek moyang mereka, yakni Abraham, Ishak dan Yakub yang disayangi Allah karena ketaatan mereka kepada-Nya.
Maka Allah berjanji memberkati keturunannya secara luar biasa dan menjadikan mereka sebagai umat pilihan dan bangsa kesayangan-Nya.
Namun, ketika Yesus datang ke dunia menyempurnakan hukum Taurat, orang percaya kepada Allah dan menjadi taat pada-Nya lebih meluas.
Semua orang yang menerima Injil, percaya dan mengimani Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat dunia, serta setia dan taat kepada-Nya, adalah umat kesayangan-Nya. Itu juga yang disaksikan oleh Rasul Petrus dalam suratnya yang ditujukan kepada umat Kristen di Asia.
Orang-orang yang dahulu mengenal Kristus, tetapi yang kemudian mengenal, percaya dan beriman kepada-Nya, kini adalah umat-Nya. Kalau dahulu mereka tidak dikasihi-Nya, kini oleh iman dan percaya serta cara hidup mereka yang taat kepada-Nya, membuat mereka dikasihi dan diberkati-Nya, seperti para pengikut Kristus lainnya.
Hal itu juga berlaku atas umat, jemaat dan orang Kristen di zaman now. Bahwa oleh penginjilan dari para hamba Tuhan, maupun karena pengajaran orang tua, leluhur dan utusan Kristus lainnya kita menjadi percaya kepada-Nya, maka kita bukan hanya menjadi orang Kristen saja, tetapi sudah menjadi umat pilihan Allah yang adalah Israel baru.
Kitapun mendapatkan keistimewaan sebagai umat pilihan-Nya, seperti yang Allah lakukan bagi bangsa keturunan Abraham, Ishak dan Yakub itu.
Dahulu kita memang bukan umat-Nya, tetapi kini telah jadi umat-Nya. Dahulu tidak dikasihi, kini menerima kasih karunia dan berkat melimpah di dunia, serta keselamatan kekal oleh percaya dan iman kita kepada Kristus, diiringi kesetiaan kita beribadah kepada-Nya, serta ketaatan kita dalam melakukan firman-Nya dengan hati yang tulus dan murni. Kitalah gereja masa kini. Kitalah Israel baru yang juga sangat Allah kasihi.
Dengan demikian kita menjadi bangsa yang terpilih, dan oleh karena itu kita bertugas menjalankan tugas keimamatan dan rajani. Karena kita telah menjadi bangsa-Nya yang Kudus, dengan keistimewaan sebagai kepunyaan Allah.
Maka, kita dipanggil oleh Tuhan Yesus untuk memberitakan perbuatan Allah yang ajaib dan membawa terang ke dalam dunia, untuk menerangi kegelapan sehingga beroleh terang-Nya yang ajaib.
Sehingga seluruh bumi mengenal Kristus dan percaya pada-Nya. Sehingga semua yang percaya, tidak binasa melainkan selamat dan beroleh hidup yang kekal selamanya.
Jadi, adalah suatu kebahagiaan, kesukacitaan dan keuntungan besar nan melimpah bagi kita yang telah menjadi umat-Nya. Kita menjadi istimewa dan sangat berharga, karena hidup kita telah dijamin oleh Tuhan Yesus.
Kasih karunia, berkat, keselamatan dan kebahagiaan sempurna nan sejati telah menjadi milik kita. Karena kita telah memiliki Allah yang hidup, pencipta, pemilik dan pengendali hidup kita, bahkan bumi, alam semesta beserta segala isinya.
Itulah keuntungan besar dan kemenangan yang lebih dari sekedar pemenang, karena kita memiliki Dia yang kekuasaan-Nya tak terhingga, namun amat sangat mengasihi umat-Nya yang setia pada-Nya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Renungan-harian-hari-ini-mengenai-Carilah-Tuhan-dan-KekuatanNya-yang-terdapat-dalam-Mazmur-1054.jpg)