Breaking News
Minggu, 10 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Mata Lokal Memilih

Sering Bertemu, Jokowi Dinilai Lebih Mendukung Prabowo Subianto Ketimbang Ganjar Pranowo

Pertemuan yang intens seolah menandakan dukungan Joko Widodo lebih ke Prabowo daripada Ganjar. Bahkan Jokowi dinilai bisa ambil andil.

Tayang:
Editor: Isvara Savitri
ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay via Kompas.com
Jokowi dan Prabowo Subianto Bertemu di Istana, 3 Kali Bicara Empat Mata dalam Sebulan 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Beberapa waktu terakhir pertemuan Presiden RI, Joko Widodo, dan Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto, menuai sorotan.

Mereka dinilai sering bertemu akhir-akhir ini.

Bahkan, pertemuan Jokowi dan Prabowo dinilai mengindikasikan sikap memihak.

Hal itu diungkapkan oleh Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO), Dedy Kurnia Syah.

Di kubu PDI Perjuangan, Ganjar Pranowo adalah harapan untuk meneruskan kepemimpinan Jokowi.

Namun, sikap Jokowi dinilai seolah lebih memberikan dukungan kepada Prabowo.

"Ada dua tokoh yang ia (Jokowi) harapkan dapat teruskan kepemimpinan nasional, Ganjar dan Prabowo. Tetapi Ganjar, seolah tidak begitu mendapat dukungan pasca dideklarasikan PDI-P," ujar Dedy ketika dikonfirmasi Kompas.com, Rabu (28/6/2023).

"Jokowi terkesan tidak ingin ada yang lebih mengontrol Ganjar selain dirinya, itulah sebab Prabowo cenderung lebih ia dukung akhir-akhir ini," kata dia.

Dedy menuturkan, intensitas pertemuan antara Jokowi dengan Prabowo jelas mengarah kepada dukungan itu.

Dia pun menilai Jokowi nantinya bisa saja ikut andil dalam menentukan laju politik Prabowo, termasuk memilih bakal calon wakil presiden (cawapres).

Selain itu, Dedy juga melihat ada kesan Presiden Jokowi melihat sisi Prabowo yang memiliki kontrol sendiri untuk urusan maju sebagai calon presiden (capres) Pemilu 2024.

Sebab, selain merupakan Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo juga sudah menegaskan sejak awal dia siap maju sebagai bakal capres.

"Termasuk itu, itulah mengapa Jokowi lebih siap mendukung Prabowo. Jika dukungan pada Ganjar diteruskan maka kemudian hari Megawati yang akan menguasai Ganjar, bukan Jokowi," ungkap Dedy.

Lebih lanjut, dia pun menilai baik Jokowi maupun Prabowo sama-sama memiliki kepentingan jangka panjang.

Baca juga: Kumpulan Kata-kata Mutiara Kristen Tentang Kasih Tuhan Yesus

Baca juga: Honda Care, Solusi Saat Motor Mengalami Kendala di Jalan

Prabowo memerlukan dukungan Jokowi karena ada imbas elektoral.

"Di sisi lain Jokowi tentu khawatir jika Prabowo tidak memihak pada Jokowi mengingat Gerindra potensial kuat dan Prabowo sendiri punya pengaruh di lingkaran elit partai," kata Dedy.

"Jokowi memang sudah mendapat anggapan cawe-cawe, tetapi tidak masalah bagi Prabowo, karena yang diharapkan bagi Prabowo adalah pemilih yang bisa dipengaruhi Jokowi, sisanya sudah terlanjur tidak simpati pada Jokowi," tambah dia.

Sebelumnya, Prabowo Subianto kembali bertemu empat mata dengan Presiden Jokowi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (26/6/2023) sore.

Dengan pertemuan tersebut, Jokowi dan Prabowo setidaknya sudah tiga kali bertemu di Istana selama satu bulan terakhir.

Pada Senin sore, Prabowo mendadak datang ke istana sekitar pukul 16.45 WIB karena dipanggil Jokowi.

"Saya kan baru pulang dari luar negeri, jadi saya harus laporan, kan biasa menteri dipanggil Presiden," kata Prabowo saat baru tiba.

Terungkap alasan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto sekaligus bakal calon Presiden Indonesia dalam berbagai kesempatan selalu memakai pakaian safari
Terungkap alasan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto sekaligus bakal calon Presiden Indonesia dalam berbagai kesempatan selalu memakai pakaian safari (Istimewa)

Setelah 40 menit berada di istana, Prabowo keluar dan memaparkan hasil pertemuannya dengan Jokowi kepada awak media. Prabowo mengungkapkan bahwa Jokowi memberikan sejumlah arahan terkait tugas-tugasnya sebagai menteri.

Menurut Prabowo, dalam pertemuan itu Jokowi juga bertanya soal rencananya ke depan di bidang politik.

"Ya bertanya tentang rencana-rencana saya ke depan dan sebagainya," ujar dia.

Sebelumnya, Jokowi dan Prabowo tercatat pernah dua kali bertemu di Istana dalam kurun waktu sebulan terakhir.

Pada 9 Juni 2023, Jokowi memanggil Prabowo ke Istana Kepresidenan, Jakarta. Saat itu, sedang hangat isu terkait proposal perdamaian Rusia-Ukraina yang diusulkan Prabowo.

Sepekan berselang, pada 18 Juni 2023, Prabowo kembali dipanggil Jokowi. Pertemuan itu dihelat di Istana Kepresidenan Bogor dengan agenda makan siang.

Prabowo menyebutkan bahwa pertemuannya dengan Jokowi saat itu adalah sesuatu yang berkesan.

Baca juga: Ditemukan Dekat Dock Hasrat Pateten Bitung, Isak Tangis Lisbet Pecah Lihat Jasad Suaminya

Baca juga: Jawaban Kadis Kominfo Sitaro Sulawesi Utara Soal Kabar Perbaikan Kabel Fiber Optik Bawah Laut

"Pertemuan hari itu membawa kesan,” kata Prabowo yang kemudian tertawa, ditemui di Kantor Kemenhan, Jakarta Pusat, Senin (19/6/2023).

“Pokoknya tenang saja, situasi baik dan aman. Kalau pemimpin-pemimpin senyum, berarti situasinya baik. Oke?” ujarnya lagi.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Prabowo Sering Bertemu Jokowi, Tanda-tanda Lebih Didukung Daripada Ganjar".

Baca berita lainnya di: Google News.

Berita terbaru Tribun Manado: klik di sini.

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved