Lompat di Jembatan Soekarno
Sebelum Lompat dari Jembatan Soekarno Manado, Remaja Asal Minut Ternyata Pesan Ojol ke TKP
Seorang remaja asal Minut nekat melompat dari Jembatan Soekarno, Manado. Ia berangkat menggunakan ojol.
Penulis: Nielton Durado | Editor: Isvara Savitri
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Sebelum loncat dari Jembatan Soekarno Manado, remaja berinisial AA (17) warga Kabupaten Minahasa Utara (Minut), Sulawesi Utara, ternyata datang dengan ojek online (Ojol).
Hal itu diakui Kapolsek Pelabuhan Manado, Ipda Bintang Yudha Gama.
Saat dihubungi Tribunmanado.co.id, Bintang mengatakan korban datang ke Jembatan Soekarno dengan ojol.
"Dari handphone korban diketahui dia datang dengan ojol ke Jembatan Soekarno Manado," ungkapnya.
Ia menambahkan korban saat ini masih dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara Manado.
"Masih di rumah sakit," ucapnya.
Baca juga: Rekomendasi Handphone yang Punya Kamera Terbaik, Ada iPhone 14 Pro Max hingga Oppo Find X5 Pro
Baca juga: Cewek Manado Qsella Ivana Mathilda Ayorbaba Jadi Model dan Pelatih di EMI
Sebelumnya diketahui, warga di sekitar Jembatan Soekarno dihebohkan oleh seorang remaja perempuan yang lompat ke Teluk Manado, Selasa (27/6/2023).
Dari laporan yang diterima, korban diketahui berinisial AA (17), warga Kabupaten Minut.
Percobaan bunuh diri tersebut dilakukan bukan tanpa alasan.

Dari sumber yang diperoleh Tribunmanado.co.id, Rabu (28/6/2023), korban ternyata menjadi korban rudapaksa
Mirisnya lagi, korban dirudapaksa oleh ayah dan kakak tirinya sendiri.
"Dia stres karena sering dicabuli oleh ayah dan kakak tirinya," ungkap salah satu anggota di Polsek Pelabuhan Manado.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.