Breaking News
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Bulan Bung Karno

Ganjar Pranowo Bacakan Dedication of Life Bung Karno, Suasana Riuh Langsung Hening

Ganjar Pranowo berkesempatan membacakan Dedication of Life milik Bung Karno. Suasana yang riuh langsung berubah menjadi khidmat.

Editor: Isvara Savitri
YouTube Tribunnews.com
Bakal calon presiden (Bacapres) dari PDI Perjuangan Ganjar Pranowo membacakan naskah 'Dedication of Life' oleh Bung Karno di hari puncak Peringatan Bulan Bung Karno, pada Sabtu (24/6/2023). 

Dimulai dari apel 7.000 pasukan Satgas Cakra Buana dan penampilan Marching Band.

Kemudian diikuti prosesi parade paskibraka dengan membawa bendera Merah Putih dan bendera PDIP. 

Selanjutnya, ribuan kader serempak menyanyikan hymne dan mars PDI Perjuangan dengan penuh lantang.

Usai menyanyikan hymne dan mars PDIP dengan penuh semangat dan gemuruh ribuan kader, tidak berapa lama suasana pun hening.

Semua kader berdisplin mengikuti prosesi acara kepartaian dengan khidmat.

Baca juga: 48 Link Twibbon Idul Adha 2023 Beserta Cara Penggunaannya, Tema Menarik yaitu Hari Raya Kurban

Baca juga: Pria Ini Lakukan Hal Tak Senono ke Ibu Kandung, Adiknya Juga Pernah Diajak, Sudah Beraksi Sejak SMA

Berikut Teks Dedication Of Life:

“Saya adalah manusia biasa. Saya des tidak sempurna. Sebagai manusia biasa, saya tidak luput dari kekurangan dan kesalahan,"

"Hanya kebahagiaanku ialah dalam mengabdi kepada Tuhan, kepada Tanah Air, kepada bangsa,"

"Itulah dedication of life-ku,"

"Djiwa pengabdian inilah yang menjadi falsafah hidupku, dan menghikmati serta mendjadi bekal-hidup dalam seluruh gerak hidupku,"

Bakal calon presiden (Bacapres) dari PDI Perjuangan Ganjar Pranowo membacakan naskah 'Dedication of Life' oleh Bung Karno di hari puncak Peringatan Bulan Bung Karno, pada Sabtu (24/6/2023).
Bakal calon presiden (Bacapres) dari PDI Perjuangan Ganjar Pranowo membacakan naskah 'Dedication of Life' oleh Bung Karno di hari puncak Peringatan Bulan Bung Karno, pada Sabtu (24/6/2023). (Tribunnews.com/Fransiskus Adhiyuda)

"Tanpa djiwa pengabdian ini saja bukan apa-apa. Akan tetapi dengan djiwa pengabdian ini, saja merasakan hidupku bahagia,- dan manfaat."

Soekarno, 10 September 1966

(*)

Baca berita lainnya di: Google News.

Berita terbaru Tribun Manado: klik di sini.

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved