Rabu, 6 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

RHK Kamis 22 Juni 2023

Bacaan Alkitab - Roma 10:19 Umat Pilihan Allah dan Israel Baru

Israel sebenarnya merupakan inti dari pemberitaan Injil. Bahkan mereka mengklaim bahwa Tuhan Allah dengan Hukum Taurat

Tayang:
Penulis: Aswin_Lumintang | Editor: Aswin_Lumintang
sumber: cagnz.org
Cerita Alkitab, Musa Membela Laut Teberau dan Berjalan di Tengah Lautan Bersama Bangsa Israel 

Roma 10:19
TRIBUNMANADO.CO.ID - Israel sebenarnya merupakan inti dari pemberitaan Injil. Bahkan mereka mengklaim bahwa Tuhan Allah dengan Hukum Taurat yang diajarkan oleh Musa bersifat ekslusif, yakni hanya untuk mereka saja.

Hal itu bahkan sampai terjadi di zaman perjanjian Baru, baik zaman Yesus yang masih mengajar dan melakukan mujizat, maupun di zaman jemaat mula-mula.

Sayangnya, mereka tidak mematuhi dan menghormati Injil atau firman Tuhan sesuai kehendak Allah.

Renungan Harian Kristen - Gembala yang Baik
Renungan Harian Kristen - Gembala yang Baik (jernih.co)


Bahkan mereka cenderung melawan Injil, menolak Allah dan bertindak tegar tengkuk. Atas segala perlawanan mereka yang keras kepala itu, Allah menghukum mereka.

Allah justeru memakai bangsa lain untuk menghukum mereka, agar mereka bertobat dan kembali ke jalan yang benar. Hal ini malah terjadi berulang-ulang, terutama di zaman Musa ketika perjalanan mereka di Padang Gurun dan di zaman raja-raja sehingga bangsa itu berulang kali dibuang, dijajah dan dihukum Tuhan.

Yang menghukum mereka justeru bangsa-bangsa bukan pilihan Allah, tetapi musuh mereka sendiri

Dan, Allah juga yang memakai bangsa-bangsa bebal dan berseteru dengan mereka untuk membebaskan mereka. Bangsa-bangsa itu berjaya dan diberkati Allah, sementara mereka tertindas, dijajah dan dihukum berat.

Pada akhirnya, bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah itulah yang dipakai Tuhan untuk membebaskan mereka dari penindasan dan penjajahan. Seperti yang terjadi di zaman pembuangan ke Babel.


Karena bangsa itu, baik rajanya, umatnya bahkan pemimpin umatnya menyembah allah lain, dan terus berkanjang dalam dosa, menolak firman Tuhan bahkan berkhianat kepada Allah, maka bangsa itu diserang oleh Nebukadnezar.

Allah memakai bangsa yang tidak mengenal-Nya menyerang dan menghancurkan mereka, dan menjajah sampai puluhan tahun.

Tetapi setelah mereka bertobat, lagi-lagi Allah memakai pemimpin yang tidak mengenal-Nya membebaskan mereka, itulah Koresh, kaisar atau raja Persia. Allah memakai bangsa asing ketika umat pilihan-Nya meninggalkan Dia.


Artinya bahwa jika orang-orang kesayangan Allah menolak Firman atau Injil-Nya, maka bangsa itu akan dihukum. Bahkan dipermalukan oleh musuh mereka sendiri.

Tak terkecuali Israel yang disebut sebagai biji mata Allah. Hal itupun bisa terjadi kepada kita yang sudah Tuhan jadikan Israel baru dan umat pilihan Allah di zaman now.


Bahwa jika kita menolak firman, kita akan dihukum. Tetapi, penolakkan kita kepada firman Tuhan tidak akanenghambat penyebaran Injil kepada segala bangsa.

Sebab Tuhan akan menggunakan banyak bangsa dengan banyak sekali cara untuk menyebarkan Injil. Sehingga akan banyak orang yang tidak percaya, menjadi percaya melalui berbagai perbuatan ajaib dan mujizat yang Tuhan nyatakan kepada orang yang belum mengenal-Nya.


Karena Tuhan tidak tergantung kepada kita. Bahkan alam pun Tuhan pakai untuk menyampaikan firman-Nya kepada manusia jika kita menolak Dia.

Dan, kita akan menyesal akibat kebebalan dan kedegilan hati kita. Sebab Tuhan dapat memakai siapapun dan apapun untuk menjadi saksi-Nya, maka janganlah cemburu jika hal itu terjadi.

Bahwa Tuhan tidak akan berkenan lagi atas kita, tetapi orang lain yang tidak kita kenal bahkan bertentangan dengan kita.


Demikian firman Tuhan hari ini.
 Tetapi aku bertanya: Adakah Israel menanggapnya? Pertama-tama Musa berkata: "Aku menjadikan kamu cemburu terhadap orang-orang yang bukan umat dan membangkitkan amarahmu terhadap bangsa yang bebal." (ay 19)


Kalau saat ini Tuhan pakai kita sebagai hamba-Nya, maka lakukanlah itu dengan hati yang tulus dan penuh rasa tanggungjawab. Jangan menolak Injil atau firman Tuhan, agar kita tidak ditolak-Nya, tidak cemburu dan menyesal bukan hanya seumur hidup, tapi sampai dalam kehidupan kekal.


Ingatlah, bahwa jika kita menolak Injil, kita menolak berkat dan menuai hukuman. Jika kita mengabaikan firman Tuhan, kita melepaskan kehidupan, kita pasti menuai kebinasaan, dalam kehidupan kekal.

Sebaliknya, jika kita hidup dalam Injil, mau memberitakan Injil dengan sepenuh hati, Tuhan mengasihi kita. Dia pasti menyertai dan memberkati secara heran, dahsyat dan luar biasa.


Tuhan akan melakukan perbuatan ajaib yang perkasa dan menyatakan mujizat-Nya dalam hidup kita. Kita diberkati di bumi dan menikmati keselamatan kekal bersama Kristus, di sorga mulia. Maka janganlah menolak Injil, agar kita tidak binasa selamanya.

Tapi hiduplah sesuai firman Tuhan. Beritakanlah Injil agar kita tidak kehilangan status dan kemuliaan sebagai umat pilihan Allah dan Israel Baru. Beritakanlah Injil, jauhi dosa dan layanilah Tuhan. Taat dan setialah pada-Nya, kita pasti diberkati-Nya. Amin


DOA: Tuhan Yesus, teguhkan kami sebagai hamba yang setia dan taat memberitakan Injil dan pakailah kami sesuai kehendak-Mu, sebagai umat pilihan dan kesayangan Tuhan. Amin

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved