Tabungan Murid Miliaran Rupiah
Wakil Ketua Koperasi Ungkap Siapa Saja yang Pinjam Tabungan Murid Miliaran Rupiah di Pangandaran
Akhirnya terungkap apa penyebab Tabungan Murid Miliaran Rupiah di Pangandaran Belum Diterima Orangtua. Berikut pengakuan wakil ketua koperasi Tugu.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Hingga kini tabungan murid miliaran rupiah di Pangandaran belum juga dikembalikan kepada orangtua siswa di sejumlah Sekolah Dasar (SD).
Pemerintah melalui tim khusus sedang bekerja untuk menyelesaikan persoalan ini.
Info terbaru terungkap.
(berita lengkap tabungan murid miliaran rupiah di Pangandaran: klik link)
Disampaikan Wakil Ketua Koperasi Tugu Cijulang Kabupaten Pangandaran, Sobirin.
Sobirin mengungkap apa penyebab tabungan murid miliaran rupiah belum dikembalikan.
Berikut pengakuan lengkapnya:

Uraian uang tabungan siswa kelas 6 di SD Negeri 2 Kondangjajar yang belum dikembalikan (Tribun Priangan.com/padna)
Berawal dari Kebijakan Pemerintah
Kemacetan pembayaran uang tabungan murid di Pangandaran ini, berawal dari kebijakan Pemerintah sekitar pada tahun 2017 dalam hal membayar gaji guru.
"Pembayaran gaji, dulu kan tunai melalui bendahara. Tapi, tiba-tiba diubah menjadi non tunai melalui rekening," ujar Sobirin kepada sejumlah wartawan di satu ruangan kantor koperasi tugu Cijulang, Rabu (21/6/2023) siang.
Dari awal kebijakan itu, uang gaji tersebut dipegang langsung oleh anggota koperasi yang merupakan seorang guru.
"Nah, mungkin karena mental anggota yang kurang baik. Sehingga, mereka malas untuk membayar setor ke kota (koperasi tugu Cijulang)," katanya.
Peserta yang Pinjam Uang ke Koperasi Adalah Guru dan Mantan Guru
Memang, lanjut Sobirin, rata-rata yang meminjam uang ke koperasi tugu Cijulang itu adalah para guru.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.