Selasa, 28 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Renungan Harian Kristen

Renungan Harian Kristen, Baca Roma 10:18, Hati yang Tegar Tengkuk

Mereka sangat dikasihi Allah. Hanya mereka satu-satunya bangsa yang dituntun dan dipimpin Allah keluar dari perbudakan.

Penulis: Alpen Martinus | Editor: Alpen Martinus
Freepik
Renungan Harian Kristen, Baca Roma 10:18, Hati yang Tegar Tengkuk 

Mereka memberontak kepada Allah, padahal mereka telah mendengar firman Tuhan.

Bahkan selalu, sesuai dengan adat mereka. Tapi mereka mengeraskan hatinya, karena mereka memang tegar tengkuk.

Tetapi oleh keadilan Allah, mereka dihukum. Bahkan sampai dibuang untuk dijajah hingga puluhan tahun.

Namun, penghukuman Allah tidak berarti Allah mencabut atau menarik berkat-Nya untuk bangsa keturunan Yakub itu.

Allah menghukum tidak untuk menghabisi mereka. Tetapi supaya bangsa itu bertobat, meski mereka melakukan hal yang sama lagi.

Allah pun tetap menghukum mereka saat mereka berdosa dan berbuat jahat.

Jadi hukuman diberlakukan bagi mereka untuk pertobatan dan agar ada efek jera, yang berguna baik bagi mereka maupun sebagai peringatan bagi bangsa lain.

Bahwa bangsa pilihan sekalipun, akan Tuhan hukum kalau berbuat jahat.

Israel mendengar bahkan selalu mendengar firman Tuhan. Tapi mereka mengeraskan hati. Mereka betul-betul tegar tengkuk.

Hal itu terjadi hingga di zaman Rasul Paulus, di jemaat mula-mula.

Meski sudah mendengarkan kebenaran firman Tuhan, tapi mereka masih berkanjang dalam dosa. Mereka keras hati.

Inilah kedegilan hati yang telah dikeraskan. Meski setiap saat mereka mendengar firman, tetap saja mereka melanggar firman Tuhan.

Termasuk orang Yahudi yang ada di Roma. Mereka memiliki hati yang tegar tengkuk, sehingga firman Tuhan hanya masuk dan langsung keluar telinga mereka tanpa diresapi apalagi dihayati dan dilakukan.

Demikian firman Tuhan hari ini.

Tetapi aku bertanya: Adakah mereka tidak mendengarnya? Memang mereka telah mendengarnya: "Suara mereka sampai ke seluruh dunia, dan perkataan mereka sampai ke ujung bumi." (ay 18a)

Sumber: Tribun Manado
Halaman 2/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved