Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Gempa Hari Ini

Gempa Terkini Minggu 18 Juni 2023, Berikut Info BMKG Titik Pusat dan Magnitudonya

Info gempa bumi hari ini Minggu 18 Juni 2023 dan informasi terkait sesar yang ada di Indonesia. Penyebab sering terjadi gempa bumi.

|
Penulis: Handhika Dawangi | Editor: Handhika Dawangi
@infoBMKG
Gempa terkini hari ini Minggu 18 Juni 2023. Info BMKG gempa guncang Papua. 

9. Sesar Palu Koro

Sesar Palu Koro adalah sesar yang membelah Pulau sulawesi dari Teluk Palu hingga Lembah Bone.

Sesar ini merupakan struktur geologi utama di Provinsi Sulawesi Tengah

Sesar Palu Koro menjadi patahan dengan pergerakan terbesar kedua di indonesia, setelah patahan Yapen, Kepulauan Yapen, Papua Barat,

Sesar Palu Koro teridentifikasi sebagai jenis sesar mendatar.

10. Sesar Sorong

Sesar Sorong adalah sesar yang membentang mulai dari barat laut Manokwari, memotong bagian utara Kepala Burung, sampai dengan Kota Sorong dan menerus ke Selat Sagewin di selatan Pulau Batanta.

Sesar ini merupakan sesar paling aktif dan memiliki pergeseran segmen dengan kecepatan terbesar se-Indonesia.

Sesar Sorong sepanjang 400 kilometer membentuk kelurusan lembah dalam dan sempit, berarah hampir barat-timur yang memotong bagian utara Kepala Burung Pulau Papua.

Sesar Sorong teridentifikasi sebagai jenis sesar geser. (Kompas.com)

Jenis-jenis Sesar atau Patahan

Dikutip dari laman Universitas Negeri Jember (Unej), sesar yang disebut juga patahan atau fault adalah pergeseran lapisan batuan karena gaya tekan kerak bumi.

Kerak bumi diketahui tersusun atas batuan yang dapat mengalami gaya penekanan sehingga terjadi patahan.

Karena kekakuan batuan dan gesekan, batuan tidak bisa melewati atau meluncur satu sama lain dengan mudah.

Kadang-kadang ketika gerakan batuan berhenti, hasilnya akan terjadi penumpukan “stres” di bebatuan dan saat mencapai tingkat yang melebihi ambang ketegangan, akumulasi energi potensial akan dispersikan oleh pelepasan tegangan.

Pelepasan tegangan ini difokuskan ke sepanjang bidang di mana gerakan relatif tersebut ditampung. Tegangan terjadi secara akumulatif atau instan, tergantung pada kekuatan batuan.

Kerak bawah dan mantel yang “ductile” mengakumulasi deformasi secara bertahap melalui gaya geser.

Sedangkan kerak atas yang “brittle” bereaksi dengan fraktur menghasilkan lepasan tegangan menyebabkan gerakan sepanjang sesar.

Sebuah sesar dalam batuan ductile juga dapat lepas seketika apabila laju regangan terlalu besar.

Energi yang dilepaskan oleh lepasan tegangan inilah yang biasa menyebabkan gempa bumi.

Gempa bumi merupakan fenomena umum di sepanjang batas patahan transform.

Jenis-jenis sesar/patahan

Berikut beberapa jenis-jenis sesar/patahan:

1. Normal fault

Dilansir dari Spada Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, normal fault adalah sesar yang menyebabkan salah satu blok batuan atau footwall bergerak relatif naik terhadap blok batuan lain.

Ciri dari normal fault adalah sudut kemiringannya yang terbilang besar bahkan dapat mendekati 90 derajat.

Ciri lain dari jenis sesar ini adalah tembusan sampai ke basement kristalin yang letaknya berada di bawah sekuen sedimen.

Normal fault juga mempunyai bentuk listrik (lengkung) concave up pada penampang vertikal, percabangan layaknya thrust dan strike slip faults dan adanya pasangan dengan dip yang berlawanan atau paralel, seperti graben,half graben, dan horst.

2. Strike fault


Jenis patahan strike fault(unej.ac.id)

Strike slip fault adalah jenis sesar yang arah pergerakannya cenderung mendatar ke kanan atau kiri.

Arah dari strike slip fault sebenarnya tidak membuat seluruh lapisan batuan bergeser, tapi sebagian di antaranya bergerak secara vertikal.

Gerakan sesar ke arah kiri disebut sesar geser dekstral, namun jika ke arah kanan disebut sesar geser sinistrial.

Jenis sesar ini dapat diidentifikasi dari bentuknya yang lurus dan panjang, bahkan kemiringannya bisa sangat curam dan tegak.

Ciri lainnya adalah dapat dikenali dengan mudah menggunakan penginderaan jarak jauh dan jaliurnya yang berupa pelenturan, anyaman serangkaian sesar, maupun penggerusan.

Lebar jalur yang dihasilkan dari strike slip fault dapat mencapai ratusan bahkan ribuan meter.

3. Reserve fault


Sesar jenis reserve fault(unej.ac.id)

Reserve fault adalah patahan yang mempunyai arh footwall cenderung turun dibandingkan dengan hanging wall.

Jenis sesar ini dapat diidentifikasi dari sudut kemiringannya yang kurang dari 45 derajat.

Reserve fault juga bisa menyebabkan pergerakan secara geser yang lebih cepat ketimbang erosi.

Hal tersebut dapat menyebabkan rombakan bersatu atau bercampur dengan breksi besar.

Ciri lain dari jenis sesar ini adalah pembentukan sesar-sesar sekunder dan gejala seretan sangat umum, serta munculnya jalur sesar yang rumit.

Reserve fault juga menyebabkan suatu daerah menjadi rentan erosi, keududkan bidang patahan sulit untuk ditentukan.

4. Oblige slip fault

Oblige slip fault adalah satu jenis sesar, patahan, atau fault.(spada.uns.ac.id)

Patahan ini disebabkan oleh gaya tekan dari atas atau dari bawah dan juga gaya samping yang diberikan atau dikenakan pada batuan.

Pada patahan ini, pergerakan batuan terjadi secara naik atau turun dan juga mengalami pergerakan secara horinsontal ke kanan atau ke kiri, sehingga pergerakan yang timbul secara vertikal dan horizontal.

5. Thrust fault

Jenis sesar thrust fault.(spada.uns.ac.id)

Jenis sesar ini adalah patahan reserve fault dengan kemiringan yang lebih kecil ketimbang reserve fault.

Pergeseran batuan pada thrust fault ini bisa mencapai ratusan kilometer yang membuat batuan lebih mudah menutup batuan yang usianya lebih tua. (kompas.com)

Baca berita-berita terbaru Tribun Manado di: Google News

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved