Minggu, 12 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Renungan Harian Kristen

Renungan Harian Kristen, Baca Lukas 5:10, Menjadi Penjala Manusia

Agar semakin banyak, bahkan semua orang mengenal Injil, terpanggil dan percaya bahwa Yesus adalah Tuhan dan Juruselamat dunia.

Editor: Alpen Martinus
pixabay.com
Renungan Harian Kristen, Baca Lukas 5:10, Menjadi Penjala Manusia 

TRIBUNAMANADO.CO.ID - Ada banyak pesan dari Tuhan Yesus yang disampaikan saat hendak kembali ke Surga.

mari kita bahas pesan tersebut dalan renungan harian Kristen dengan judul Menjadi Penjala Manusia.

Baca Lukas 5:10 sebagai referensi.

Baca juga: Renungan Harian, Amsal 15:7, Perhatikan Lidah dan Hatimu

Semua orang yang menyaksikan apa yang Tuhan Yesus lakukan kepada Simon Petrus dan teman-temannya sesama nelayan, takjub dan kagum.

Mereka sangat kaget dan tak menyangka bahwa Yesus melakukan perkara sebesar itu di depan mata mereka.

Padahal, Petrus dan teman-temannya semalaman telah berusaha sekuat tenaga menangkap ikan.

Karena pengalaman mereka, peluang mendapatkan ikan di malam hari jauh lebih besar. Sedangkan di siang hari, hampir tidak pernah mereka berhasil menangkap ikan.

Baca juga: Renungan Harian Keluarga – Lukas 5:10b-11 Jangan Takut Mengikut Yesus

Itulah sebabnya, ketika siang hari, mereka tidak menangkap ikan tapi membersihkan dan membenahi jalanya.

Jelaslah dalam pengalaman mereka tidak mungkin menangkap ikan di siang hari. Tapi, Tuhan Yesus membuktikan bahwa di dalam Dia tidak ada yang mustahil.

Mujizat nyata, 2 perahu tak mampu mengangkat ikan yang mereka tangkap. Itulah yang membuat Petrus tersungkur di hadapan Yesus dan dia merasa tidak layak dekat dengan Yesus karena dia orang berdosa.

Mereka sangat takjub dan merasa Yesus terlalu agung dan mulia atas perkara yang Dia lakukan. Itu membuktikan bahwa Dia adalah benar-benar Tuhan. Karena tak ada manusia yang sanggup melakukan mujizat sebesar itu.

Baca juga: Renungan Harian Kristen, Lukas 6:36, Seperti Inilah Belas Kasih Itu

Termasuk juga Yakobus dan Yohanes anak-anak Zebedeus. Mereka tak mampu menahan rasa hormat, takjub dan kagumnya kepada Yesus.

Yesus mengetahui hati mereka. Sebab mereka memiliki hati yang tulus. Mereka juga adalah orang-orang yang taat dan setia.

Yesus tahu kepribadian Petrus, Yakobus dan Yohanes, bahkan orang-orang lain yang ada ketika itu.

Petrus yang merendahkan diri di hadapan Yesus karena merasa tidak layak akibat dosa yang telah dilakukannya dan bermaksud menjauh dari Yesus karena keberadaannya itu, justeru dipanggil-Nya menunaikan tugas mulia sebagai hamba-Nya.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved