Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Piala Dunia U20

Cesare Casadei Raih Sepatu dan Bola Emas, Juara Piala Dunia U20 Uruguay Akhiri Dominasi Eropa

Piala Dunia U20 2023 telah berakhir dengan timnas Uruguay menjadi juara setelah menang 1-0 atas Italia di final, Senin (12/6/2023).

Editor: Aswin_Lumintang
Kolase Tribun Manado/Foto Istimewa
Cesare Casadei adalah pemain Italia yang bermain di Chelsea U21. Dia baru berusia 20 dengan tinggi 185 cm dan main di posisi gelandang. 

Beberapa di antaranya sampai naik ke mistar gawang, dan mengacung-acungkan trofi di sana.

Patut diingat bahwa Uruguay, juga Italia, bukanlah favorit ketika Piala Dunia U20 dimulai pada 20 Mei.

Untungnya, tak seperti Brasil, Argentina, dan Inggris, mereka tak kesulitan mendapatkan izin dari klub untuk berkiprah di turnamen ini.

Hal berbeda dialami tim favorit seperti Brasil, Argentina, dan Inggris di mana para bintang mudanya banyak yang tak bisa tampil karena mendapat embargo dari klub.

Memang, tak ada kewajiban dari klub untuk melepas para pemainnya bermain di Piala Dunia U-20 ini.

Uruguay sendiri tampil tak terlalu meyakinkan dalam perjalanan ke final. Di awal turnamen, mereka mengalahkan Irak (4-0), namun kemudian kalah dari Inggris (3-2), serta mengalahkan Tunisia dengan penalti di menit-menit akhir (1-0) untuk lolos ke 16 besar.

Di fase sistem gugur, Uruguay melanjutkan jurusnya bertahan disiplin, diramu dengan serangan balik yang cepat. Di babak 16, mereka susah payah mengalahkan Gambia 1-0.

Berlanjut pada perempatfinal mereka menekuk Amerika Serikat 2-0, dan harus berjuang mati-matian mengalahkan tim debutan nan penuh kejutan, Israel 1-0 di semifinal.

Di babak final, secara mengejutkan Uruguay tampil ofensif, dan terus menekan Italia. Mereka punya banyak peluang emas untuk membuka skor jauh lebih awal lewat tendangan bebas dari Rodríguez.

Dua tembakan jarak jauh dari kapten Fabricio Díaz, dan sundulan Anderson Duarte memaksa kiper Sebastiano Desplanches untuk melakukan penyelamatan terbaik di turnamen.

Tapi akhirnya gawang sang kiper kebobolan juga di menit ke-86. Sekali lagi, ini membuktikan bahwa La Celeste adalah tim dengan determinasi tinggi. Sebelumnya, tiga gol mereka juga di antaranya lahir di menit-menit akhir yakni ke gawang Irak menit 91, ke gawang Inggris menit 99, dan ke gawang Tunisia menit 93.

Pelatih Italia, Carmine Nunziata mengakui Uruguay bermain lebih baik. Pemain bintangnya, Cesare Casadei yang jadi topskor turnamen dengan tujuh gol, ternyata melempem di babak final ini, tak berdaya menembus benteng pertahanan La Celeste.

Nunziata berkilah, lapangan yang buruk menyulitkan para pemainnya untuk berkembang. “Lapangan telah menghukum pemain mana pun yang memiliki keterampilan lebih,” katanya.

“Kami, bagaimana pun telah tampil sangat bagus untuk sampai ke babak final. Pertandingan ini tidak akan menghapus apa yang telah kami lakukan," ujarnya.

Gelar juara untuk Uruguay datang setelah Desember tahun lalu Argentina meraih Piala Dunia 2022, yang juga mengakhiri rentetan kemenangan tim-tim Eropa.

Halaman
1234
Sumber: BolaSport.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved