Sabtu, 30 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Doa Kristen

Contoh Doa Pengakuan Dosa Kristen Memohon Ampun Kepada Tuhan

Bapa yang bertahta dalam Kerajaan Sorga, pada kesempatan hari ini kami datang ke hadiratMu untuk mengakui segala dosa dan pelanggaran.

Tayang:
Editor: Tesalonika Geatri
Istimewa/HO/TribunBatam
Ilustrasi Doa Kristen 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Tidak semua kehidupan kita jalani dengan baik-baik saja, pasti ada kalanya kita melakukan kesalahan baik yang disengaja dan tidak disengaja.

Kesalahan yang dilakukan atas dasar pemikiran sendiri, dan kesalahan tersebut mengakibatkan kerugian bagi orang lain, makhluk hidup, Tuhan dan agama disebut dengan dosa. Dosa adalah perbuatan keji dan tercela yang sebaiknya kita hindari.

Namun meski demikian, yang namanya manusia pasti pernah melakukan dosa, yang jadi pertanayan selanjutnya adalah apakah kita mau mengakui dosa dan kesalahan serta berniat untuk berubah dan tidak melakukan perbuatan yang sama atau tidak?

Ingatlah bahwa Tuhan itu maha pengampun, maha sabar, Tuhan akan selalu mengulurkan tangannya apabila kita memohon ampun atas dosa yang kita perbuat.

Yang penting adalah kita mengucapkan doa pengakuan dosa dengan tulus dan bersungguh-sungguh agar Tuhan mau mengampuni kita.

Berikut ini Tribun Manado membagikan dua contoh doa Kristen pengakuan dosa, doa pengampunan dosa atau doa mohon ampun atas dosa dan kesalahan. 

Contoh Doa Ke 1

Bapa yang bertahta dalam Kerajaan Sorga, pada kesempatan hari ini kami datang ke hadiratMu untuk mengakui segala dosa dan pelanggaran yang telah kami perbuat baik dalam pikiran, perkataan maupun perbuatan baik yang disengaja maupun yang tidak disengaja.

Seringkali kami berusaha untuk menutupi segala dosa dan pelanggaran yang telah kami perbuat dari hadapan sesama kami bahkan dari hadapanMu.

Kami tahu ya Bapa, Engkau adalah Allah yang Maha tahu, bagaimana pun kami menutupi segala dosa dan pelanggaran yang telah kami perbuat, tidak akan ada yang tersembunyi bagiMu.

Engkau adalah Allah yang mengasihi kami, namun kami kerapkali tidak mengasihiMu bahkan lari dari hadiratMu.

Ketika Engkau memanggil kami, kami justru tidak mendengarnya karena dosa yang telah kami perbuat menghalangi hadiratMu masuk dalam hidup kami.

Karena kesibukan yang kami lakukan, kami menjadi lupa bahwa ada penyertaanMu dalam kehidupan kami.

Kami terlalu egois serta bebal. Kami selalu membenarkan apa yang sebenarnya jahat di hadapanMu.

Kami selalu merasa lebih benar dan lebih hebat dibandingkan orang lain.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved