Selasa, 12 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Info Kesehatan

3 Cara Cegah Dishidrosis, Penyakit Kulit Gatal atau Nyeri

Penyakit ini menurut Oke adalah satu bentuk dermatitis yang biasa muncul di jari, telapak tangan, dan kaki. 

Tayang:
Kolase/twitter.com/tanyarlfes/@ikonicsta
Tangkapan layar unggahan disertai foto mengenai adanya bintik berair dan terasa sangat gatal di tangan. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Sebuah postingan terkait penyakit, viral di media sosial, gejalanya kulit terasa sangat gatal dan nyeri

Ada unggahan berserta foto, tangan dengan bintik berair dan disebutkan terasa sangat gatal. 

Postingan ini viral di media sosial pada Minggu (4/6/2023).

“TW // gatal gatal. Guys kalian ada yg tangannya begini gak bintik bintik berair gitu gatal banget. Kalo ada kalian pake apa?” tulis pengunggah.

Postingan itu telah dilihat lebih dari 2 juta kali. 

Berdasarkan penjelasan dari Dokter spesialis kulit dan kelamin RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto Ismiralda Oke Putranti, penyakit seperti dalam unggahan tersebut menurutnya adalah dishidrosis atau disebut juga dengan pomfoliks.

Penyakit ini menurut Oke adalah satu bentuk dermatitis yang biasa muncul di jari, telapak tangan, dan kaki. 

Selain itu, Oke juga mengatakan, penyakit ini bisa kambuh kapan saja dan sembuh dengan sendirinya. 

Ia menerangkan, gambaran klinis dishidrosis berupa lenting berdinding tebal dan terisi cairan bening.

“Kadang yang berdekatan bisa menyatu membentuk lepuh yang besar. Jika lenting-lenting itu pecah, maka menimbulkan rasa perih,” kata Oke kepada Kompas.com, Selasa (6/6/2023).

Cara Mencegah Dishidrosis

Dikutip dari HealthLine, tidak ada satupun cara untuk sepenuhnya mencegah atau mengendalikan dishidrosis.

Namun, seseorang dapat mengetahui pemicu spesifik yang kemudian sebaiknya dihindari.

Tindakan pencegahan lainnya dengan mengoleskan pelembab setiap hari, mengontrol stres, dan tetap terhidrasi.

Penyebab dishidrosis

Meskipun belum diketahui secara jelas penyebab pasti dishidrosis, namun Oke mengungkapkan terdapat berbagai hal yang dapat memicu penyakit ini timbul.

Gangguan dapat dipicu atau diperburuk oleh:

·Infeksi kulit jamur: di tangan atau tempat yang jauh dari lepuh (seperti sela-sela jari kaki) dan perlu diobati

·Reaksi terhadap sesuatu yang telah menyentuh kulit, seperti logam tertentu (terutama nikel), deterjen, bahan kimia rumah tangga, sabun, sampo, produk kosmetik atau parfum, keringat akibat stres

·Iklim yang hangat (lebih sering terjadi pada musim semi dan musim panas)

·Orang dengan keringat berlebih (hiperhidrosis). 

Gejala Dishidrosis

Dikutip dari Kompas.com, dishidrosis dapat menyebabkan sejumlah gejala yang datang dan pergi.

Beberapa gejala dishidrosis yang paling umum, meliputi:

·Lepuh kecil dan keras di sisi jari, telapak tangan, dan telapak kaki

·Kulit gatal atau nyeri bersisik di sekitar atau pada lepuh

·Berkeringat banyak di sekitar area kulit yang terkena lepuh

·Kulit kering dan pecah-pecah yang muncul saat lepuh memudar

·Kulit menebal ketika gatal,

·Kulit melepuh muncul kulit di jari, tangan, dan kaki menebal jika sering digaruk

·Lepuhan besar atau area lepuh yang luas dapat terinfeksi dan terasa nyeri.

Pengobatan dishidrosis

Dikutip dari ClevelandClinic, menghilangkan dishidrosis dapat dimulai dengan rutinitas perawatan kulit di rumah, seperti:

·Menggunakan air hangat untuk mencuci tangan

·Merendam tangan dan kaki dalam air dingin untuk mengurangi gejala

·Menggunakan kompres dingin kepada area yang terkena dishidrosis

·Jika memungkinkan, jangan pakai sarung tangan, kaus kaki, atau sepatu terlebih dahulu.

Selain rutinitas perawatan, penderita juga dapat menggunakan krim atau salep kortikoteroid topikal dengan dioleskan langsung ke kulit.

Selain itu, juga dapat meminum pil antihistamin oral, seperti fexofenadine atau cetirizine untuk mengurangi peradangan dan gatal-gatal.

Lebih lanjut dilansir dari MayoClinic, pengobatan dishidrosis dapat dilakukan dengan berbagai prosedur yang dilakukan dokter seperti:

·Fototerapi

Dilakukan dengan terapi cahaya khusus yang menggabungkan paparan sinar ultraviolet dengan obat-obatan.

Obat-obatan tersebut membantu kulit agar lebih mudah menerima efek dari jenis cahaya ini.

·Injeksi toksin botulinum

Toksin botulinum atau botoks untuk mengobati kasus dishidrosis yang parah hingga mengeluarkan cairan dari lepuh.

(Kompas.com)

Ikuti berita-berita terbaru Tribun Manado di: Google News

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved