Penganiayaan Siswi Tondano
Viral di Medsos Siswi SMP di Tondano Lakukan Penganiayaan, Kini Berakhir di Unit PPA Polres Minahasa
Dua orang siswi di salah satu Sekolah SMP di Tondano yang masih mengenakan seragam, sepulang sekolah nongkrong di komplek Gedung Wale Ne Tou, Tondano.
Penulis: Mejer Lumantow | Editor: Rizali Posumah
Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Siswi SMP yang melakukan penganiayaan terhadap temannya di Tondano, Minahasa, Sulawesi Utara, kini ditangani Unit PPA Polres Minahasa.
Dari informasi, peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (6/6/2023).
Dua orang siswi di salah satu Sekolah SMP di Tondano yang masih mengenakan seragam, sepulang sekolah nongkrong di komplek Gedung Wale Ne Tou, Tondano.
Saat itu, terjadi perselisihan antara dua siswi tersebut, salah seorang siswi inisial E (13) melakukan penganiayaan terhadap temannya, inisial B (12).
Aksi ini kemudian sempat direkam hingga sempat viral di Media Sosial (Medsos) dan meresahkan masyarakat.
Terkait hal ini, Kanit PPA Polres Minahasa IPDA Yuli Oraile, saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa tersebut.
"Iya, telah terjadi penganiayaan seorang siswi SMP kepada temannya," kata Kanit PPA kepada Tribunmanado.co.id, Rabu (7/7/2023).
Dikatakan Kanit PPA, berdasarkan aduan yang diterima, pihaknya telah mengamankan kedua siswi tersebut dan sedang menjalani proses pembinaan di Unit PPA Polres Minahasa.
"Kita juga sudah memanggil orang tua kedua siswi ini, untuk selanjutnya diberikan arahan dan pembinaan, karena mereka masih dibawah umur," jelas Kanit PPA.
Sementara, pihak sekolah yang mendapat informasi peristiwa tersebut, langsung mengambil langkah bersama pihak Kepolisian, untuk menemui korban dan pelaku.
"Kita sudah mengadakan pertemuan dengan Dinas Kesehatan layanan penanganan korban kekerasan pada anak, untuk melakukan pendampingan penyelesaian masalah diatas," terang Kanit PPA.
Dari Dinas Kesehatan layanan penanganan kasus kekerasan bersama sama menjemput korban dan pelaku bersama Unit PPA dan Klinik Ramah Anak Dinas Kesehatan untuk memberikan layanan Penanganan Kasus anak.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Minahasa Tommy Wuwungan, saat dikonfirmasi mengatakan masalah ini sudah diselesaikan oleh sekolah dan di fasilitasi oleh Unit PPA Polres Minahasa.
"Jadi telah dilakukan mediasi, dan kedua pihak orang tua sudah menerima," terang Wuwungan.
Dirinya juga mengimbau pihak sekolah agar selalu mengingatkan siswa-siswi untuk tidak melakukan hal-hal seperti yang baru terjadi, maupun yang berkaitan dengan perkelahian antar siswa atau tawuran antar kelompok atau sekolah.
Pajak, Korupsi, dan Krisis Kepercayaan |
![]() |
---|
Aksi Unjuk Rasa di Sekitar Mako Brimob Membara, Halte Transjakarta Central Senen Terbakar Hebat |
![]() |
---|
Operasi Pencarian Nelayan Basaan Mitra Ditutup, Korban Ditemukan Tewas Mengapung |
![]() |
---|
Mahasiswa Bolmong Raya Sampaikan Tuntutan, Rencana Gelar Aksi Lanjutan di Polres Kotamobagu |
![]() |
---|
Rothfink Industries, UMKM di Sun Bay Bahu Manado Sajikan Kuliner Favorit |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.