Kecelakaan Lalu Lintas
Kronologi Nenek 80 Tahun Tewas Dihantam Kereta Api, Masinis Sudah Bunyikan Klakson Berkali-kali
Simak kronologi seorang nenek berusia 80 tahun tewas tertabrak Kereta Api di Madiun berikut ini
TRIBUNMANADO.CO.ID - Berikut ini kronologi seorang nenek berusia 80 tahun tewas tertabrak kereta api di Madiun.
Padahal sang masinis mengaku sudah membunyikan klakson berulang kali supaya sang nenek mendengar dan menyingkir
Tetapi sang nenek pun tertabrak KA Bangunkarta.
Nenek tersebut diketahui bernama Barmi, warga Desa Sugihwaras, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun.
Baca juga: Detik-detik Jamaah Haji Usia 90 Tahun Minta Pulang, Padahal Baru Tiba di Madinah, Petugas Bingung
Kejadian nahas tersebut menimpanya pada Senin (5/6/2023) pukul 06.00 WIB.
Nenek berusia 80 tahun itu tertabrak Kereta Api Bangunkarta relasi Jombang-Pasar Senen, tepatnya berada di sebelah timur Stasiun Saradan.
Padahal saat itu, masinis sudah berulang kali membunyikan klakson, namun nenek 80 tahun tersebut tak merespon.
Bagaimana kronologinya?
Manager Humas PT KAI Daop 7 Madiun Supriyanto menjelaskan, dari laporan Masinis kepada pusat pengendali perjalanan kereta api, pada saat kereta api tersebut hendak masuk ke Stasiun Saradan, ada orang yang berada di jalur kereta api.
"Masinis sudah membunyikan bel lokomotif berkali-kali, namun orang itu tidak merespon, sehingga tertemper kereta api tersebut."
"Setelah menerima informasi itu, Tim Keamanan Stasiun Saradan serta Polisi Khusus Kereta Api, segera menuju ke lokasi kejadian," ujarnya.
Petugas langsung mengamankan jalur dari kerumunan dan pencarian orang tersebut.
Korban ditemukan di jalur kereta api kilometer 141, dalam kondisi sudah tidak bernyawa.
"Petugas selanjutnya menghubungi Polsek Saradan untuk proses evakuasi korban."
"Kereta Api Bangunkarta berhenti luar biasa di kilometer 139, sebelah barat stasiun Saradan untuk pemeriksaan sarana, setelah dinyatakan aman, berangkat kembali pukul 06.17 WIB," bebernya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Seorang-nenek-di-Kabupaten-Kulon-Progo-tewas-tertabrak-kereta-api.jpg)