Kamis, 9 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Sangihe Sulawesi Utara

8 Kelompok di Kepulauan Sangihe Ikuti Program Peningkatan Kapasitas Kerajinan Bambu Batik

Sebanyak delapan kelompok di Sangihe mengikuti program peningkatan kapasitas kerajinan bambu batik yang diadakan oleh Pemprov Sulawesi Utara.

Penulis: Nelty Manamuri | Editor: Isvara Savitri
Nelty/Tribun Manado
Kadis Perindag Sangihe Abdul Rifai Mahdang 

TRIBUNMANADO.CO.ID, SANGIHE – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) menggelar program peningkatan kapasitas kerajinan bambu batik.

Sebanyak delapan kelompok yang tersebar di Kampung Bowongkulu dan Kampung Tamako di Kepulauan Sangihe diikutsertakan.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sangihe, Abdul Rifai Mahdang, ketika ditemui, Selasa (6/6/2023).

"Karena ini program provinsi jadi kita di sini memfasilitasi para kelompok-kelompok pengrajin untuk kelengkapan persyaratan yang sudah ditentukan," katanya.

Ia menjelaskan ada, beberapa hal yang menjadi kendala bagi para kelompok pengrajin namun semua bisa dicarikan solusi.

"Salah satu persyaratan yakni perorangan harus memiliki email jika tidak ada WA, dan juga harus ada NIB dan PIRT," bebernya.

Baca juga: Niczem Wengen Anggota DPRD Sitaro Termuda, Joutje Luntungan Tertua, Keduanya Kembali Maju Bacaleg

Baca juga: Kunci Jawaban Contoh Soal Bahasa Indonesia Kelas 1 SD/MI Tahun 2023

Saat ini masing-masing kelompok sedang melengkapi berkas.

Mereka terbagi dalam 5 kelompok di Bowongkulu dan 3 kelompok di Tamako.

"Hingga saat ini data-data dari kelompok sementara disiapkan. Dan jika sudah siap maka program peningkatan kapasitas pengrajin akan segera dilakukan," ungkap Rifai Mahdang.(*)

Baca berita lainnya di: Google News.

Berita terbaru Tribun Manado: klik di sini.

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved