Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Gempa Hari Ini

Gempa Terkini Sabtu 3 Juni 2023, Berikut Info BMKG Lokasi Titik Pusat dan Kekuatannya

Berikut info lengkap BMKG, terkait kejadian gempa bumi tadi dini hari Sabtu 3 Juni 2023 di wilayah Sulawesi Utara. Titik pusat dan magnitudo.

Penulis: Handhika Dawangi | Editor: Handhika Dawangi
@infoBMKG
Gempa terkini Sabtu 3 Juni 2023. Info BMKG, gempa guncang Sulawesi Utara tadi dini hari. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Dini hari tadi Sabtu (3/6/2023) telah terjadi gempa bumi di wilayah Indonesia. 

Info gempa terkini oleh BMKG

Kekuatan gempa bumi M 3.8. 

Gempa berpusat di Melonguane Sulawesi Utara

"Gempa Mag:3.8, 03-Jun-2023 02:07:38WIB," tulis BMKG pada akun twitter resminya @infoBMKG

Baca juga: Gempa Magnitudo 5,2 SR Malam Ini Jumat 2 Juni 2023, Guncang di Darat Sumut, Info BMKG

Titik pusat gempa di 18 km Tenggara MELONGUANE-SULUT.

Lokasi gempa berada di kedalaman 38 Km. 

Disclaimer:Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data

Baca juga: Pukul 09.29 Wita Wilayah Papua Diguncang Gempa Bumi, Info BMKG Jumat 2 Juni 2023

Tanda-tanda Gempa Akan Terjadi

Berikut ini tanda-tanda gempa bumi yang dikutip dari Pos Kupang dan bpbd.bulelengkab.go.id.

1. Awan Berbentuk Tidak Biasa

Lihat ke langit. Bila menemukan awan dengan posisi tegak dan bentuknya bagaikan angin puting beliung, pohon, atau batang, Anda harus berhati-hati.

Awan ini biasanya muncul sebelum gempa terjadi.

Munculnya awan tersebut disebabkan beberapa faktor, salah satunya adalah gelombang elektromagnetis.

Gelombang elektromagnetis berasal ari patahan atau pergeseran lempeng bumi.

Walaupun begitu sering kali munculnya awan ini bukan karena gelombang elektromagnetis melainkan karena angin.

Baca juga: Gempa Sering Terjadi di Banten, Tanda-tanda Gempa Bumi Megathrust? BMKG: Semoga Bukan, Tapi Waspada

2. Alat Elektronik

Perlatan elektronik akan mengalami gangguan tidak wajar sebelum terjadi gempa bumi.

Misalnya lampu neon redup atau televisi yang bersuara 'brebet'.

Bila hal itu terjadi kemungkinan sedang ada gelombang elektromagnetik seelum gempa.

3. Hewan Gelisah

Perhatikan gelagat hewan peliharaan Anda atau binatang yang di dekat tempat Anda berada.

Beberapa hewan mungkin gelisah atau pergi menyelamatkan diri ketika merasakan gelombang elektromagnetik.

4. Cahaya Gempa

Cahaya gempa tidak selalu muncul namun bisa menjadi tanda gempa bumi yang besar.

Cahaya ini akan muncul sekilas. Beberapa kali cahaya 'misterius' ini muncul sesaat sebelum terjadi gempa.

Dikutip dari Intisari, cahaya langka itu muncul sebelum terjadi gempa Meksiko dan gempa Lombok.

Menurut ahli, kilatan cahaya aneh itu disebabkan oleh sifat listrik batuan tertentu, seperti batuan basal dan gabbrol yang memiliki cacat kecil dalam kristal mereka.

Saat gelombang seismik menyerang, muatan listrik di bebatuan tersebut mungkin dilepaskan dan menimbulkan cahaya aneh.

"Saat alam menekankan bebatuan tertentu, muatan listrik diaktifkan, seolah-olah ada baterai di kerak Bumi yang menyala," ujar Friedemann Freund seorang profesor fisika dari San Jose State University dalam wawancara dengan National Geographic, Juli 2014.

Menurut Freund yang juga seorang peneliti senior di NASA Ames Research Center, kilatan cahaya sebelum gempa ini juga dijuluki petir gempa.

Saat petir gempa terbentuk, ia memiliki bentuk dan warna yang berbeda.

Umumnya petir gempa berwarna kebiruan yang tampak keluar dari tanah kemudian melayang di udara selama puluhan detik hingga hitungan menit dan kilatannya bisa merentang sampai 200 meter.

5. Gempa Kecil

Gempa berskala kecil bisa menjadi pertanda gempa susulan yang jauh lebih besar.

Gempa itu bisa saja berlangsung singkat. (Telah tayang di: TribunJabar.id)

Ikuti berita-berita Tribun Manado menarik lainnya di : Google News

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved