Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Liga Italia

Arrigo Sacchi Kritik Permainan AC Milan yang Seakan Kehabisan Bensin Jelang Akhir Kompetisi

Pelatih legendaris Italia, Arrigo Sacchi mengibaratkan AC Milan tak ubahnya mobil butut setelah Rafael Leao cs tersingkir dari Liga Champions.

Editor: Aswin_Lumintang
(OSCAR DEL POZO / AFP)
Pelatih AC Milan Italia Stefano Pioli (tengah) berbicara dengan gelandang AC Milan asal Belgia Alexis Saelemaekers (kiri) 

TRIBUNMANADO.CO,ID, ITALIA - Pelatih legendaris Italia, Arrigo Sacchi mengibaratkan AC Milan tak ubahnya mobil butut setelah Rafael Leao cs tersingkir dari Liga Champions.

Apesnya, mobil butut AC Milan ini menunjukkan tanda-tanda mulai kehabisan bensin menjelang tiga pertandingan sisa di Liga Italia.

Bukan tak mungkin AC Milan asuhan Stefano Pioli menutup musim 2022/2023 tak sesuai target yakni finis di jajaran empat besar alias zona Liga Champions.

Duel antara Davide Frattesi dan Sandro Tonali (depan) dalam laga pekan ke-20 Liga Italia 2022-2023 antara AC Milan vs Sassuolo
Duel antara Davide Frattesi dan Sandro Tonali (depan) dalam laga pekan ke-20 Liga Italia 2022-2023 antara AC Milan vs Sassuolo (AFP/MIGUEL MEDINA)

Arrigo Sacchi jelas mengenal benar seluk-beluk, sejarah hingga kekuatan AC Milan.

Nama Sacchi melambung semasa membesut tim berjuluk Rossoneri tersebut, meski awalnya pelatih yang sempat menjadi tukang sepatu ini dipandang remeh.

Terbukti dua gelar Liga Champions (1988-1989 dan 1989-1990) diperkenalkan oleh pelatih yang mengusung taktikal menyerang tersebut.

Sacchi tak pernah lepas akan komentarnya yang bernada membangun diberikan kepada AC Milan.

Namun setelah semifinal leg kedua Liga Champions tengah pekan ini, Sacchi memberikan komentar menohok.

Diketahui Zlatan Ibrahimovic dkk tersingkir dari Liga Champions setelah kalah agregat 3-0 dari Inter Milan.

Baca juga: PSG, Bayern Munchen dan Manchester City Berpeluang Kunci Juara Liga, Syaratnya Raih Tiga Poin

Menurut Sacchi, permainan AC Milan tak ubahnya mobil butut yang tengah berpacu balapan dengan super car Ferrari.

"Tidak, sungguh pertandingan yang tak enak ditonton (permainan AC Milan). Ini seperti pertunjukan Ferrari melawan mobil butut," celetuk Arrigo Sacchi seperti yang dikutip dari laman Carciomercato.

Meski demikian, tersingkir dari Liga Champions bukan akhir dari segalanya bagi AC Milan.

Terlebih di Liga Italia, AC Milan dalam kondisi genting.

Rossoneri jelas membidik finis di zona Liga Champions. Kini, Rafael Leao dan kolega menduduki posisi lima klasemen Liga Italia.

Skuad asuhan Stefano Pioli ini membukukan 61 poin, alias berjarak empat angka dari tim terakhir penghuni zona UCL, Lazio.

Halaman
12
Sumber: BolaSport.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved