Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Catatan Wartawan

Blusukan Jiwa

Kunjungan Wakil Gubernur Sulawesi Utara beberapa waktu lalu memberi kesan tersendiri. Ia bahkan berinteraksi langsung dengan pasien.

Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Isvara Savitri
Kominfo Sulut
Wagub Sulawesi Utara Steven Kandouw saat sidak RSJ Ratumbuysang Senin (8/5/2023) 

Ada seorang gila yang sudah bangun sejak subuh, begitu bangun ia langsung mandi.

Padahal menurut perawat, pasien tersebut sudah sebulan tak mandi. 

Ada yang usai nyoblos, tiba-tiba kumat dan berbahasa Inggris dengan sangat fasih. 

Saya iseng bertanya pada seorang pasien, mengapa pilih Jokowi.

"Karna kartu KIS," kata dia. 

Ya, mereka bukan bodoh, hanya sakit jiwa.

Kepintaran dekat dengan kegilaan. 

Tiba-tiba saya teringat Quixote dalam novel karangan Miguel de Cervantes. 

Quixote begitu larut dalam pembacaan novel Ksatria hingga tak bisa lagi membedakan ilusi dan realita.

Ia menganggap dirinya seorang ksatria dan terlibat perang melawan para mahluk jahat demi membawa kedamaian di muka bumi. 

Tentu ini hanya ada di kepala Quixote dan juga di kepala para pasien Ratumbuysang.

Mereka mungkin mengamati Jokowi blusukan dan mungkin berpikir sang presiden mendatangi mereka, sebuah blusukan jiwa.

Ada idealisme dan niat tulus di balik pemikiran gila ini.

Sayang, orang gila kerap memperoleh diskriminasi.

Mereka dianggap sampah masyarakat.

Wagub Sulawesi Utara Steven Kandouw saat sidak RSJ Ratumbuysang Senin (8/5/2023)
Wagub Sulawesi Utara Steven Kandouw saat sidak RSJ Ratumbuysang Senin (8/5/2023) (Kominfo Sulut)
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved