Manado Sulawesi Utara
TKB Manado Sulawesi Utara Sudah Reborn, New Bendar Masih Kumuh
TKB Manado menjadi kian cantik. Di sisi lain, New Bendar yang tak jauh dari sana justru semakin kumuh.
Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Isvara Savitri
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Nasib Taman Kesatuan Bangsa (TKB) dan New Bendar 45 di Manado, Sulawesi Utara, bagai langit dan bumi.
Sementara TKB kian cantik, New Bendar 45 justru kian jorok.
Amatan tribunmanado.co.id di TKB, Senin (8/5/2023), tempat sampah sudah dipasang di tenda membran.
Hal ini membuat TKB kian bersih.
Bunga-bunga di taman tengah TKB mulai mekar.
Bunga-bunga tersebut melengkapi suasana indah di sana.
Ada air mancur dan juga bangku-bangku taman.
Lantas tenda membran yang ada bisa berganti-ganti warna kala malam hari.
Kemudian rumah kopi serta mini market juga sudah tersedia di pinggir TKB.
"Ini TKB yang reborn," kata Arsyad, salah satu warga, kepada tribunmanado, Senin (8/5/2023).
Baca juga: Kronologi Purnawiran Polda Sulawesi Utara Ditemukan Tewas dengan Luka Tembak di Kepala
Baca juga: Breaking News, Mayat Pria Ditemukan Warga di Pinonobatuan Barat, Bolmong Sulawesi Utara
Arsyad menuturkan, TKB kini beda jauh dengan lima tahun lalu.
Dulunya TKB kumuh, remang-remang, hingga jadi lokasi prostitusi.
"TKB ini mengubah wajah pusat Kota Manado menjadi lebih indah," katanya.
Sayangnya, kemegahan TKB tak tertular di tetangganya, New Bendar 45.
Tempat itu masih kumuh.
Amatan tribunmanado.co.id hari ini, dinding depan New Bendar kusam.
Cat mengelupas sana-sini, seng berantakan pada bagian atasnya.
Sejumlah warga menyayangkan kekumuhan ini.
"Padahal New Bendar ini dulunya President yang bersejarah bagi kota Manado," kata seorang warga bernama Mario.(*)
Baca berita lainnya di: Google News.
Berita terbaru Tribun Manado: klik di sini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/penampilan-new-bendar-manado.jpg)