Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pilpres 2024

Airlangga Hartarto Jadi Cawapres Anies Baswedan, Presiden PKS Ungkap Syarat Golkar Gabung

Ini baru menarik, kabarnya Partai Golkar bersedia menurunkan level Airlangga Hartarto dengan bersedia menjadi Cawapres Anies

Editor: Aswin_Lumintang
Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
Bakal calon presiden 2024-2029 yang diusung PKS, Anies Rasyid Baswedan (tengah) didampingi Presiden PKS Ahmad Syaikhu (kedua kiri), Wakil Ketua Majelis Syura Mohammad Sohibul Iman (kanan), usai pembacaan hasil keputusan Musyawarah Majelis Syuro VIII PKS di Jakarta, Kamis (23/2/2023). PKS secara resmi mendukung Anies Baswedan sebagai bakal calon presiden tahun 2024-2029. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Ini baru menarik, kabarnya Partai Golkar bersedia menurunkan level Airlangga Hartarto dengan bersedia menjadi Cawapres Anies Baswedan yang diusung Koalisi Perubahan.

Artinya Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Aher yang terus didorong Partai Demokrat dan PKS harus mengalah.

Bahkan tak hanya itu melainkan ada beberapa syarat lainnya.

Safari Politik AHY, Bertemu Surya Paloh hingga Airlangga Hartarto, Unggah Foto Bareng Anies Baswedan
Safari Politik AHY, Bertemu Surya Paloh hingga Airlangga Hartarto, Unggah Foto Bareng Anies Baswedan (Tribunnews.com/Irwan Rismawan)

Terkait hal ini Partai Keadilan Sejahtera (PKS) memberikan sinyal terkait wacana bergabungnya Partai Golongan Karya (Golkar) ke dalam Koalisi Perubahan.

Sinyal itu disampaikan langsung oleh Presiden PKS Ahmad Syaikhu dalam acara May Day Buruh PKS Bersama Anies Baswedan pada Sabtu (6/5/2023).

"Ahlan wa sahlan (selamat datang) bagi partai-partai yang ingin bergabung dengan koalisi kami," katanya saat ditanya mengenai rencana bergabungnya Golkar ke Koalisi Perubahan.

Akan tetapi ada beberapa prasyarat bagi Golkar untuk bergabung dengan koalisi perubahan.

Satu diantaranya terdapat kesamaan platform yang diperjuangkan ke depannya.

"Termasuk yang berkaitan dengan masalah-masalah ekonomi dengan dunia pekerja," kata Syaikhu.

Sinyal bergabungnya Golkar ke Koalisi Perubahan tak hanya diberikan PKS tapi juga anggota koalisi lain yakni Partai Demokrat.

Hal itu disampaikan saat Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto berkunjung ke kediaman Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono pada Sabtu (29/4/2023).

Baca juga: Viral Istri Tonton Rekaman Video Suami dengan Banyak Wanita, Direkam Diam-Diam

Baca juga: Soal Jokowi Kumpul Ketum Koalisi Parpol di Istana, Anas Urbaningrum: SBY Juga Dulu Begitu

Usai pertemuan itu, Sekretaris Majelis Tinggi Partai Demokrat Andi Mallarangeng mengungkapkan bahwa Demokrat terbuka dengan Golkar untuk bergabung dalam koalisi untuk usung Anies Baswedan.

"Kalau soal koalisi kita terbuka, tapi kalau yang akan disampaikan kami belum tahu nanti kita bicarakan tiga partai (NasDem, PKS, dan Demokrat)," kata Andi.

Sementara dari Partai Nasdem belum memberikan sinyal terkait begabungnya Golkar ke Koalisi Perubahan.

Namun partai tersebut memastikan akan menolak jika Golkar justru mengajak untuk gabung ke Koalisi Besar.

"Nasdem sudah punya koalisi dan sudah cukup," kata Wakil Ketua Nasdem, Ahmad Ali pada Jumat (5/5/2023).

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul PKS Beri Sinyal Golkar Gabung Koalisi Perubahan, Tapi Ada Syaratnya, https://www.tribunnews.com/mata-lokal-memilih/2023/05/06/pks-beri-sinyal-golkar-gabung-koalisi-perubahan-tapi-ada-syaratnya.
o

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved