Selasa, 19 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

RHK Jumat 5 Mei 2023

Bacaan Alkitab - 1 Korintus 3:20-21 Hal Kemegahan

Semua umat manusia adalah ciptaan Tuhan. Kalau kita ada sebagaimana adanya kita sekarang, itu karena Tuhan yang berkenan atas kita.

Tayang:
Penulis: Aswin_Lumintang | Editor: Aswin_Lumintang
pixabay.com
Bacaan Alkitab 

1 Korintus 3:20-21
TRIBUNMANADO.CO.ID - Semua umat manusia adalah ciptaan Tuhan. Kalau kita ada sebagaimana adanya kita sekarang, itu karena Tuhan yang berkenan atas kita. Dialah yang menganugerahkan ilmu pengetahuan, hikmat, akal budi dan segala sesuatu yang kita punyai saat ini.

Manusia memang belajar dan menemukan banyak hal, tetapi manusia bukan yang menciptakan. Sebab Sang Kreator Agung, hanya satu: Tuhan. Dialah pencipta segalanya. Inovasi, kreasi dan apapun yang ada sekarang, ditemukan oleh manusia.

Bukan diciptakan. Allah menciptakan segalanya, kemudian manusia yang mengembangkan menjadi produk inovasi dan sebagainya sebagai temuan.

Bacaan Alkitab
Bacaan Alkitab (Dadik Hardian.org)

Tuhan tahu semua yang kita lakukan. Termasuk rancangan orang-orang yang belajar hikmat ataupun yang sudah berhikmat secara duniawi. Dan, sesungguhnya segala hikmat manusia itu semuanya sia-sia. Mengapa?

Karena hikmat itu dan segala sesuatu yang kita punyai, sifatnya sementara. Tidak kekal dan pada waktunya akan hilang lenyap.

Apapun rancangan orang berhikmat, sesungguhnya, tanpa Tuhan sia-sia dan tak berguna. Manusia boleh merancang apapun dalam hidupnya, tapi sesungguhnya semuanya sia-sia kalau Tuhan tidak berkenan.

Segala sesuatu, ada dalam kekuasaan dan kehendak serta otoritas Allah. Itulah sebabnya dikatakan bahwa Tuhan mengetahui rancangan-rancangan orang berhikmat, dan sesungguhnya semuanya itu hanyalah sia-sia belaka.

Baca juga: Renungan Harian Keluarga – 1 Korintus 3:20-21 Jangan Memegahkan Diri

Itulah sebabnya Rasul Paulus menasihati jemaat di Korintus agar jangan ada orang yang memegahkan dirinya atas sesamanya. Allah menyiapkan dan menganugerahkan segala sesuatu untuk kita.

Bukan karena kuat dan gagahnya kita sehingga kita sehat dan hidup menikmati banyak hal di dunia ini. Tapi semuanya itu hanya karena anugerah Kristus saja.

Jadi jangan ada orang yang merasa lebih dari yang lain dan menganggap karena dirinya sendiri sehingga dia mendapatkan segala sesuatu di dunia ini, termasuk keluarga, pelayanan dan pekerjaan, dll.

Allah menganugerahkan berkat melimpah bagi kita. Bukan karena kita layak, tapi karena Dia yang berkenan. Maka jangan memegahkan diri dengan semuanya itu.

Semua yang Tuhan anugerahkan bagi kita menjadi milik kita, itu harus disyukuri.

Bukannya menjadi kesombongan dan kemegahan diri serta menganggap semuanya kita dapatkan karena kekuatan sendiri.

Allah juga mengaruniakan berbagai keistimewaan dan kelebihan kepada masing-masing kita, termasuk talenta dan banyak lagi. Yang Paulus maksudkan adalah, semua yang sudah Tuhan karuniakan itu, janganlah digunakan untuk kemegahan diri.

Tapi dimanfaatkan dan digunakan untuk hormat dan kemuliaan Tuhan. Karena semua yang sudah Tuhan beri kepada kita adalah milik kita, namun jangan sampai kita lupa diri dalam menikmati dan manfaatkannya.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved