Kecelakaan Lalu Lintas
Kronologi Kecelakaan Maut yang Tewaskan ASN, Motor Hilang Kendali dan Dilindas Truk
Terjadi kecelakaan di Jalan Raya Dusun Tugu, Desa Jolotundo, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto, Selasa (2/5/2023).
TRIBUNMANADO.CO.ID - Terjadi kecelakaan di Jalan Raya Dusun Tugu, Desa Jolotundo, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto, Selasa (2/5/2023).
Kecelakaan ini melibatkan sepeda motor dan truk.
Insiden kecelakaan ini merengut nyawa satu orang.
Korban meninggal dalam kecelakaan ini adalah seorang Aparatur Sipil Negara ( ASN ) asal Tuban.
Ia tewas tertabrak truk di Jalan Raya Dusun Tugu, Desa Jolotundo, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto.
Informasi yang dihimpun dari Kepolisian diketahui korban bernama Sujud Eko Prasetyo (53) warga Desa Sidorejo, Kecamatan/ Kabupaten Tuban meninggal dunia di lokasi kejadian akibat mengalami luka parah di bagian dada.
Kanit Gakkum Polres Mojokerto Kota, Ipda Lukman Basoni menjelaskan kronologi kecelakaan yang merengut ASN itu bermula saat korban mengendarai Honda Beat L 6220 CAA dari arah barat menuju barat (Jetis), sekira pukul 16.00 WIB.
Baca juga: Kecelakaan Maut Tadi Pukul 07.30 WIB, Kepsek Tewas, Hendak Ikut Solidaritas Hari Pendidikan Nasional
Setibanya di lokasi kejadian sepeda motor korban tiba hilang kendali dan terjatuh ketika melewati jalan tikungan ke kiri.
Nahas dari arah berlawanan melaju truk Dyna L 9972 UC yang dikemudikan Soleh Pudin (39) warga Pandegiling, Kecamatan Tegalsari, Kota Surabaya.
"Korban terjatuh ke depan di jalur arah berlawanan bertabrakan dengan kendaraan mobil barang truk sehingga terjadi kecelakaan," jelasnya, Selasa (2/5).
Ia mengatakan korban mengalami luka parah di bagian dada dan meninggal di lokasi kejadian.
"Korban meninggal di TKP yang selanjutnya dievakuasi ke RSUD. Dr Wahidin Sudirohusodo Kota Mojokerto," ucap Basoni.
Kendaraan yang terlibat kecelakaan telah dievakuasi ke Unit Gakkum Satlantas Polres Mojokerto Kota.
Polisi meminta keterangan terhadap pengemudi truk terkait kejadian kecelakaan yang merengut satu korban jiwa tersebut.
"Kendaraan yang terlibat kecelakaan sudah diamankan untuk pengemudi truk masih dimintai keterangan untuk penyelidikan terkait kecelakaan," pungkasnya
Cara Menghindari Kecelakaan
Saat ini jalan raya merupakan salah satu tempat yang tidak aman terutama untuk pengemudi kendaraan bermotor.
Founder Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) Jusri Pulubuhu mengungkapkan, pengendara harus menyadari bahwa jalan raya merupakan tempat berbahaya, otomatis ada tingkat kewaspadaan terhadap kemungkinan kecelakaan meningkat.
“Jika tahu bahwa aktivitas berkendara merupakan hal yang berbahaya, kewaspadaan pasti akan meningkat.
Kesadaran ini membuat pengeemudi mempersingkat waktu di jalan raya,” ujar Jusri belum lama ini kepada Kompas.com.
Setidaknya, ada 10 cara untuk antisipasi dan mengendalikan risiko kecelakaan di jalan raya.
1. Bila memungkinan, saat berkegiatan sebaiknya ganti moda transportasi dengan transportasi umum. Hal ini lebih aman ketimbang membawa kendaraan sendiri.
2. Kurangi potensi distraksi saat berkendara.
3. Melihat jauh ke depan, melihat potensi bahaya apa yang bisa timbul di jalan raya.
4. Biasakan berada di satu lajur. Jangan bergerak berpindah pindah jalur.
5. Antisipasi pengemudi yang memiliki sikap suka berpindah lajur. Segera jauhi kendaraan dari pengemudi semacam ini.
6. Antisipasi blindspot pada kendaraan.
7. Teliti setiap persimpangan, gang, lorong. Pelankan kendaraan untuk memantau dan menilai situasi aman untuk lewat atau tidak.
8. Jika ingin pindah jalur, ikuti prosedur yang aman untuk berpindah.
9. Jangan lawan arus.
10. Mengemudilah sesuai kondisi jalan raya dan kesehatan diri sendiri.
(*)
Baca juga: Kecelakaan Maut Pukul 17.05 WIB, Seorang Pemotor Tewas, Mobil Fortuner Mau Nyalip Lalu Tabrak Korban
Artikel ini telah tayang di TribunJatim.com
Baca Berita Lainnya : Google News
Baca Berita Tribun Manado di sini
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Foto-Ilustrasi-kecelakaan-maut-honda-astrea-tabrak-truk.jpg)