Senin, 11 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Prakiraan Cuaca

Peringatan Dini Besok Senin 1 Mei 2023, Info BMKG 26 Wilayah Waspada Potensi Cuaca Ekstrem

Simak prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) untuk besok di sejumlah wilayah Indonesia.

Tayang:
Tribunmanado/Indra Sudrajat
Peringatan Dini BMKG Besok Senin 1 Mei 2023: Waspada Cuaca Ekstrem Hujan Lebat di 26 Wilayah 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Simak prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) untuk besok di sejumlah wilayah Indonesia.

Berdasarkan BMKG, ada wilayah yang diperkirakan berpotensi terjadi cuaca ekstrem.

Cek apakah wilayah Anda mengalami cuaca ekstrem besok.

BMKG telah merilis peringatan dini cuaca ekstrem di sejumlah wilayah, Senin (1/5/2023).

Baca juga: Gempa Terkini Sore Ini Minggu 30 April 2023, Baru Saja Guncangan di Darat, Info BMKG Magnitudonya

Baca juga: Gempa Terkini di Jabar Minggu 30 April 2023, Update BMKG, Info Kekuatan dan Titik Pusat

Dilansir TribunWow.com dari BMKG, berikut rincian peringatan dini cuaca ekstrem di Indonesia:

BMKG mengatakan, sirkulasi siklonik terpantau di Kalimantan Barat, Samudera Hindia Selatan Jawa Barat, Perairan selatan dari Filipina, dan Samudera Pasifik Utara Barat Filipina.

Kondisi ini, kata BMKG, membentuk daerah perlambatan kecepatan angin (konvergensi) memanjang dari Kalimantan Barat hingga Kalimantan Tengah, dari perairan Selatan Jawa Tengah hingga Samudera Hindia Selatan Jawa Barat.

Dari daratan Filipina hingga perairan Selatan Filipina, dan dari Samudera Hindia Utara Papua hingga Samudera Pasifik Barat Filipina.

Daerah pertemuan dan perlambatan kecepatan angin (konvergensi) lain juga terpantau memanjang dari Perairan Barat Sumatera Barat hingga Pesisir Barat Bengkulu, dari Pesisir Utara Jawa Barat hingga Jawa Tengah

Dari Pesisir Selatan Kalimantan Tengah hingga Kalimantan Selatan, dari Sulawesi Tengah hingga Selat Makuku, dari Laut Seram hingga Perairan Utara Papua Barat, dari Papua Bagian Selatan hingga Laut Aru.

Serta daerah pertemuan angin (konfluensi) di Laut Natuna, Perairan Barat Aceh hingga Bengkulu, dan di Samudera Hindia Selatan Jawa.

Kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar sirkulasi siklonik dan di sepanjang daerah konvergensi/konfluensi tersebut.

Intrusi udara kering/dry intrusion dari BBS melintasi wilayah Teluk Carpenteria, Australia Bagian Utara, dan perairan Barat Australia Bagian Barat.

Hal ini yang mampu mengangkat uap air basah menjadi lebih hangat dan lembab yaitu di Perairan Selatan Bali hingga NTB.

Wilayah yang berpotensi hujan lebat disertai kilat/petir dan angin kencang:

Sumber: TribunWow.com
Halaman 1/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved