Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pilpres 2024

Dewan Pakar PAN Beri Sinyal Ganjar Pranowo dan Erick Thohir, Rakernas Dukungan ke GP Dominan

 Pasca Partai Persatuan Pembangunan (PPP) bersikap dengan ikut mengusung Ganjar Pranowo menjadi Calon Presiden (Capres) 2024.

Editor: Aswin_Lumintang
KOMPAS.com/Indra Akuntono
Ketua Dewan Pakar DPP PAN Drajad Wibowo. 

TRIBUNMANADO.CO.ID,  JAKARTA -  Pasca Partai Persatuan Pembangunan (PPP) bersikap dengan ikut mengusung Ganjar Pranowo menjadi Calon Presiden (Capres) 2024. Dua partai politik yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) pun mau tidak mau harus sudah mulai menentukan sikap.

Meski secara hitung-hitungan Partai Golkar dan PAN masih bisa mengusung Capres. Namun, keduanya merasa tak cukup kuat untuk memenangkan pertarungan di Pilpres 2024 mendatang.

Terkait hal ini PAN memberi sinyal akan mengikuti arah yang diambil PPP dengan memandatkan Capres ke Ganjar Pranowo. Hanya sebagai partai PAN harus membuat keputusan lewat satu Rakernas.

Zulkifli Hasan, Ketum PAN belum bersikap terkait Capres PAN
Zulkifli Hasan, Ketum PAN belum bersikap terkait Capres PAN (Dok. PAN)

Dewan Pakar Partai Amanat Nasional (PAN) Drajad Wibowo mengatakan, bahwa menurut AD/ART PAN, keputusan capres-cawapres dibuat dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas). 

Di mana, dalam Rakernas tahun 2022 PAN memberi mandat sepenuhnya kepada Ketua Umum Zulkifli Hasan mengenai pengusungan Capres-Cawapres ini.

"Jadi, secara formal, sebelum ada keputusan lain dari Rakernas, dan atau belum diumumkan resmi oleh Ketum, maka secara formal PAN belum mengusung Capres-Cawapres," kata Drajad Wibowo, Kamis (27/4/2023).

Drajad menjelaskan, tetapi secara realpolitik, jika melihat suara yang berkembang pada saat rapat koordinasi PAN pada 26 Februari 2023 di Semarang, banyak pemegang hak suara Rakernas PAN yang menggaungkan nama Ganjar Pranowo sebagai Capres.

Dan nama Erick Thohir sebagai Cawapres.

Baca juga: Hashim Djojohadikusumo Bakal Hadir dalam Jalan Sehat Prabowo di Langowan Minahasa Sulawesi Utara

Baca juga: Clarissa Tanoe Dilamar Anthony Tjipto, Begini Tanggapan Hary Tanoesoedibjo

"Memang ada yang condong ke nama lain, tapi dua nama itu yang paling banyak disebut," terang Drajad.

Menurut dia, aspirasi tersebut tentu akan menjadi bahan pertimbangan Zulkifli Hasan.

Apalagi, Ketua Umum PAN juga akan mendiskusikan pengusungan capres-cawapres ini dengan unsur pimpinan PAN yang lain, termasuk antara lain Ketua Majelis Penasihat Partai (MPP)  PAN M. Hatta Rajasa, Ketua Dewan Kehormatan PAN Soetrisno Bachir dan dirinya.

"Tentu saja, sebagaimana sering disampaikan oleh Ketum dalam berbagai fora, beliau akan mendiskusikan juga dengan Presiden, para Ketum parpol yang lain, dan para stakeholders PAN," jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan mengatakan Presiden Joko Widodo atau Jokowi akan mengajak para ketua umum partai politik (parpol) koalisi pendukung pemerintah untuk bertemu.

Zulhas, sapaan karibnya, menyebut pertemuan  itu akan dilakukan dalam waktu dekat.

Awalnya, Zulhas mengatakan bahwa kedatangan dirinya ke Istana untuk bertemu Presiden Jokowi memang menyinggung soal politik. 

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved