Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Idul Fitri 2023

Jelang Idul Fitri 2023, Buah Nanas di Bolmong Sulawesi Utara Banyak Diburu Pembeli

Menjelang Idul Fitri 2023, warga di Kabupaten Bolmong banyak yang mencari buah nanas. nanas tersebut akan digunakan untuk membuat selai.

Penulis: Sujarpin Dondo | Editor: Isvara Savitri
Tribunmanado.co.id/HO
Buah nanas yang menghiasi pemandangan di Desa Lobong, Kecamatan Pasi Barat, Bolmong, Sulawesi Utara. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, BOLMONG - Buah nanas yang menghiasi pemandangan di Desa Lobong, Kecamatan Pasi Barat, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), Sulawesi Utara, banyak diburu pembeli. 

Selain itu lapak pedagang mulai menjamur dibanding hari biasanya. 

Ada penjual buah dadakan dengan lapak seadanya yang menjajakan buah nanas berbagai ukuran di pinggir Jalan Trans Sulawesi menuju Kecamatan Lolak.

Bahkan ada yang sebelumnya berjualan buah mangga, pisang ,dan pepaya, sekarang memilih menjual buah nanas.

Hal itu dilakukan demi memenuhi permintaan konsumen. 

Bulan Ramadan ini memang membawa berkah, baik bagi pengecer maupun petaninya. 

Permintaan buah nanas di Desa Lobong saat Ramadan dan jelang Idul Fitri memang naik berlipat-lipat.

Tak heran, banyak lapak buah nanas seadanya maupun lapak yang menjual nanas setiap hari.

Mereka pun tetap menambah stok karena permintaan tinggi di bulan Ramadan.

Buah nanas tersebut biasanya akan diolah untuk bahan tambahan kue kering, seperti selai.

Baca juga: Pria Bucin Berlutut Selama 21 Jam Demi Balikan dengan Mantan Pacar, Berakhir Patah Hati

Baca juga: Polres Minsel Sulawesi Utara Musnahkan 1300 Liter Miras Ilegal

Lisnawati Mamonto, penjual nanas dari Desa Lobong, mengatakan bahwa ia biasanya menyetok buah nanas ke petani setempat lebih banyak karena permintaan tinggi dan terus diburu warga.

"Permintaannya memang tinggi tapi harganya tidak naik terlalu tinggi," ucapnya, Senin (17/4/2023).

Harga nanas dihitung satu ikatan (isi dua buah), bahkan tergantung kondisi pasar.

Maksimal harga Rp 25 ribu, jika sedang murah bisa hanya Rp 10 ribu satu ikatan.

"Rata-rata Rp 15 ribu satu ikatan, karena orang yang membeli banyak yang menawar," ucapnya.

Buah nanas yang menghiasi pemandangan di Desa Lobong, Kecamatan Pasi Barat
Buah nanas yang menghiasi pemandangan di Desa Lobong, Kecamatan Pasi Barat, Bolmong, Sulawesi Utara.

Lisnawati Mamonto juga mengaku rata-rata per hari bisa menjual 200 buah nanas selama Ramadan ini.

Padahal, pada hari biasa ia hanya menjual 50 buah per hari.

"Sejauh ini mungkin ada 200 buah per hari. Harganya beda-beda, tergantung ukuran buah nanas. Ada yang hanya Rp 10 ribu, satu ikat, ada juga Rp 15 ribu dan ada juga bisa sampai Rp 25 ribu," jelasnya.(*)

Baca berita lainnya di: Google News.

Berita terbaru Tribun Manado: klik di sini.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved