Sulawesi Utara
Berikut Cara Pemprov Sulawesi Utara Stabilkan Harga Sembako yang Naik
Steven Kandouw menyebut, secara umum harga sembako di Sulut masih terkendali di banding daerah lain.
Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Bagaimana kondisi aktual harga sembako di Sulawesi Utara (Sulut)?
Hal itu dibeber Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Steven Kandouw saat mengikuti Rakor Pengendalian Inflasi 2023 di Command Centre Kantor Gubernur Sulut, pada Senin (17/4/2023).
Steven Kandouw menyebut, secara umum harga sembako di Sulut masih terkendali di banding daerah lain.
Meski begitu, ada kenaikan di dua daerah yang ada di Sulut.
"Ada kenaikan di dua daerah, yakni Bolsel dan Kotamobagu," kata Steven Kandouw kepada Tribunmanado.co.id.
Beber Steven Kandouw, untuk tingkat provinsi, setidaknya ada tiga komoditas yang mengalami kenaikan harga.
"Yakni telur, daging ayam, dan cabai," terang Steven Kandouw.
Steven Kandouw kemudian membeber bagaimana cara Pemprov Sulut menstabilkan harga sembako.
Dirinya menuturkan, pihaknya bergerak cepat untuk membuat harga tiga komoditas tersebut stabil.
"Kita on the spot, langsung penetrasi," katanya.
Upaya yang dilakukan di antaranya memindahkan komoditas dari daerah yang surplus ke yang minus.
Sebut dia, aparat kepolisian juga hadir dan akan mengontrol jalur distribusi.
Pengawas pasar juga akan diberdayakan.
"Pengawas pasar juga diendorse untuk mengawasi pasar agar jangan ada permainan, tapi kalau barangnya ada," katanya.
Menurut Steven Kandouw, harga sembako selain telur, daging ayam, dan cabai terkendali.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Wakil-Gubernur-Sulawesi-Utara-atau-Wagub-Sulut-Steven-Kandouw.jpg)