Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Prajurit TNI Tewas

Terungkap 2 Hal Janggal dalam Kasus Tewasnya Prajurit TNI Arhanud Makassar, Diduga Dianiaya Senior

Ini 2 hal janggal dalam kasus tewasnya Prajurit TNI Arhanud Makassar bernama Serda Muhammad Herdi Fitriansyah (20).

Editor: Tirza Ponto
TRIBUNKALTIM.CO/MIFTAH AULIA ANGGRAINI
Ini 2 hal janggal dalam kasus tewasnya Prajurit TNI Arhanud Makassar bernama Serda Muhammad Herdi Fitriansyah (20). 

Saat peti jenazah dibuka, diduga ada bekas lebam atau luka hasil kekerasan fisik.

Jenazah tiba di rumahnya pada Sabtu (15/4/2023) sekira pukul 21.00 Wita, setelah diterbangkan dari Makassar, Sulawesi Selatan.

Jasad prajurit itu tiba dengan diantar sejumlah aparat TNI ke rumahnya di Jalan Mawar, Desa Perjiwa, Kecamatan Tenggarong Seberang, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.

Begitu tiba di rumah duka, pihak keluarga membuka peti jenazah.

Dari situ, terlihat ada beberapa memar di tubuh korban yang diduga akibat kekerasan fisik.

Karena kematian Serda Muhammad Herdi dinilai janggal, keluarga dan atas dorongan warga sepakat agar jasad korban diautopsi ulang di RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda.

Baca juga: Anggota TNI Tewas, Korban Alami Kecelakaan Tabrakan Adu Banteng dengan Mobil yang Lewati Marka Jalan

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com

Baca Berita Tribun Manado Lainnya : Google News

Baca Berita Terbaru di sini

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved