Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Idul Fitri 2023

Libur Idul Fitri, Konsumsi Pertalite dan Pertamax di Sulawesi Diprediksi Naik hingga 5 Persen

Menghadapi momen arus mudik dan Hari Raya Idul Fitri 1444 Hijriah yang hanya tinggal menghitung hari

Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: Chintya Rantung
fernando lumowa/tribun manado
Pelayanan pengisian BBM di sebuah SPBU di Kota Manado. Pertamina memprediksi konsumsi BBM baik Gasoline, Gasoil dan LPG bakal naik hingga 5 persen di masa libur dan cuti bersama Idul Fitri 1444 Hijriah. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Menghadapi momen arus mudik dan Hari Raya Idul Fitri 1444 Hijriah yang hanya tinggal menghitung hari, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi terus memastikan kebutuhan energi masyarakat.

Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Erwin Dwiyanto mengungkapkan pasokan BBM dan LPG saat ini cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat terutama di momen menjelang lebaran ini.

Ia menjelaskan, selama masa Satgas Rafi 2023 1 April hingga 2 Mei 2023, Pertamina terus memastikan ketahanan stok dan sarfas Pertamina dalam keadaan aman.

"Agar distribusi BBM, LPG, dan Avtur tidak terganggu sehingga perjalanan mudik dapat dinikmati dengan aman dan nyaman oleh masyarakat," terang Erwin, Sabtu (15/04/2023).

Erwin menambahkan, selama periode Satgas Rafi 2023, tren konsumsi BBM wilayah Sulawesi diestimasikan mengalami peningkatan.

BBM jenis Gasoline (Pertalite dan Pertamax Series) diprediksi naik 5 persen bila dibandingkan rata-rata harian normal maret 2023.

"Konsumsi Gasoline dari 7.366 Kilo Liter (KL) menjadi 7.734 KL," jelasnya.

Sementara, BBM jenis Gasoil (Biosolar dan Dex Series) diperkirakan mengalami kenaikan sebesar 2 persen dibanding harian normal dari 3.285 KL menjadi 3.365 KL.

Untuk LPG (Subsidi dan Nonsubsidi) diperkirakan naik 2,5 persen dari 1.893 Metrik Ton (MT) menjadi 1.940 MT.

Sedangkan untuk Avtur diproyeksikan akan mengalami kenaikan realisasi sebesar 4,1 persen dibanding konsumsi rata-rata normal Maret yaitu dari 837 KL menjadi 871 KL.

Puncak arus mudik diprediksi terjadi pada 19 April 2023. Sedangkan puncak arus balik diprediksi pada 29 April 2023.

Beberapa SPBU yang berada di beberapa lokasi strategis pun akan beroperasi selama 24 jam.

Sebagai antisipasi padatnya arus mudik dan arus balik Lebaran Pertamina menyediakan empat layanan utama yakni pertama layanan energi seperti kesiapan SPBU, Agen LPG, dan Pertashop.

Kedua, layanan remote area seperti BBM satu harga yang tersedia di wilayah 3T (terdepan, terluar, tertinggal) dan kesiapan lembaga penyalur di titik rawan Sulawesi, contohnya Kab. Selayar.

Ketiga layanan promosi seperti berbagi program promo kepada konsumen dan keempat layanan tambahan seperti layanan Pertamina Delivery Service (PDS) dan Rumah Pertamina Siaga (RPS) yang bisa dinikmati pemudik secara gratis.

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved