Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kecelakaan Lalu Lintas

Kecelakaan Maut Tadi Pukul 04.30 WIB, Seorang Sopir Tewas, Truk Tangki Oleng Menabrak Truk Pasir

Kecelakaan maut di Jembatan Pamuruyan, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Editor: Glendi Manengal
Kolase facebook Sudirman Diding/Laras Anggraeni
Kecelakaan tabrakan adu banteng di Jembatan Pamuruyan, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (13/4/2023) 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Terjadi kecelakaan maut di Jalan Raya Sukabumi - Bogor, Jembatan Pamuruyan, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Insiden yang melibatkan dua kendaraan besar ini menyebabkan kemacetan sepanjang jalur jalan Raya Sukabumi - Bogor.

Sementara itu untuk korban meninggal merupakan sopir truk tangki.

Korban yang diinfokan sebelumnya terjepit dinyatakan meninggal dunia.

Terkait hal tersebut dua korban lainnya masih mendapat perawatan.

Diketahui sebelumnya kecelakaan ini melibatkan kendaraan truk tangki dan truk muatan pasir.

Saat kejadian membuat warga sekitar heboh karena mendengar suara benturan keras.

Insiden tersebut terjadi sekira pukul 04.30 tepatnya di Jembatan Pamuruyan

Kronologi

Kecelakaan terjadi pada Kamis sekira pukul 04.30 WIB. Peristiwa ini bermula ketika kendaraan truk tangki kecap yang dikemudikan SAR (64 tahun) dengan penumpang AS (50 tahun), melaju dari arah Bogor menuju Sukabumi.

Namun, saat melintasi jalan yang menurun dan menikung ke kiri, truk tangki diduga oleng ke sebelah kanan jalan.

Sementara saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju dump truck pasir yang dikemudikan S (42 tahun).

Sebab jarak kedua kendaraan sudah terlalu dekat, maka kecelakaan tidak dapat terhindarkan.

Dari data kepolisian, korban meninggal yakni berinisial SAR merupakan karyawan swasta asal Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.

Kemudian penumpang truk tangki yakni AS adalah warga Kabupaten Kuningan, Jawa Barat.

Sementara sopir dump truck, S, warga Kabupaten Cianjur.

Sebelumnya diinfokan terjadi kecelakaan lalu lintas di Jembatan Pamuruyan, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di Jalan Raya Sukabumi - Bogor, tepatnya di Jembatan Pamuruyan, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, sekitar pukul 04.30 WIB, Kamis (13/4/2023).

Kecelakaan melibatkan dua truk , yakni truk tronton muatan pasir bernomor polisi B 9490 TYT dan truk tangki muatan bahan baku kecap bernomor polisi B 9216 RK.

Warga setempat, Doni Rohmat (45) mengatakan, saat kejadian terdengar suara benturan keras dari jalan raya, ketika dicek ternyata dua truk tronton adu banteng.

"Kejadian sekitar jam 5 habis salat subuh terdengar keras ke rumah warga ke bawah benturannya," ujarnya di lokasi kepada awak media.

Akibat kejadian itu, bagian depan kedua truk ringsek, Doni menyebut, satu orang terluka dan sudah dibawa ke klinik terdekat, menurutnya, satu orang masih terjepit.

"Luka-luka satu orang, satu orang masih ada dalam mobil belum dievakuasi terjepit," jelasnya.

Berdasarkan keterangan seorang warga di lokasi kecelakaan menyatakan kendaraan melintasi jalan menurun ,truk tangki diduga tidak seimbang ke sebelah kanan jalan lalu menabrak truk pasir,

Dirinya juga menyampaikan kondisi korban, bahwa sopir truk muatan pasir selamat, namun sopir truk tangki meninggal dunia.

"Sopir truk pasir selamat, namun untuk sopir trik tangki meninggal dunia dan saat ini masih terjepit.".

Di lokasi saat ini pihak kepolisian dan warga masih berupaya mengevakuasi satu orang yang masih terjepit.

Akibat peristiwa itu, arus lalu lintas kedua arah macet, pihak kepolisian pun melakukan penguraian arus lalu lintas dan masih berupaya melakukan evakuasi dua truk yang terlibat kecelakaan.

Jembatan Pamuruyan Sering Terjadi Kecelakaan

Sebelumnya di Jembatan Pamuruyan juga terjadi kecelakaan yang melibatkan tiga kendaraan.

Truk tronton bermuatan galon air mineral terguling di Jalan Raya Sukabumi - Bogor, tepatnya di Jembatan Pamuruyan, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Senin (10/4/2023) malam.

Truk tronton bernomor polisi B 9882 PWY itu diduga alami kecelakaan karena rem tak berfungsi maksimal.

Sopir truk tronton muatan galon air, Deni Suryana, mengatakan, saat itu ia melaju dari arah Cicurug menuju Cisaat,Sukabumi, tiba-tiba rem tidak berfungsi saat melewati turunan di Pamuruyan.

"Saya sih udah pelan dari atas, 20 kilometer dari atas, dari sana saya masukin gigi dua, cuma pas direm itu keras. Dari sana udah lancar sih, saya cek-cek dulu, karena saya sudah biasa ke depo Sukabumi ya Cisaat. Saya gak nabrak, cuma keras remnya, makanya bisa belok, mungkin kalau kenceng sudah terjun ke bawah saya," ujarnya.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Sukabumi, Ipda M Yanuar Fajar mengatakan, kronologi kecelakaan bermula saat truk galon itu melaju dari arah Cicurug menuju Sukabumi, saat melalui turunan rem truk tronton tiba-tiba tidak berfungsi.

"Kemudian hilang kendali terguling miring mengenai 3 kendaraan, kesatu (menganai) mobil boks nopol F 8336 GX, kedua mini bus Toyota Rush nopol B 1303 EYB, ketiga sepeda motor nopol F 3230 QR," ujarnya.

Akibatnya, arus lalu lintas Sukabumi - Bogor macet dari dua arah, kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan itu menutupi seluruh badan jalan raya.

Dalam peristiwa itu, seorang pengemudi, yakni pengemudi mobil boks bernama Ace Abdul Japar mengalami luka ringan.

"Luka lecet di bagian tangan, di bagian kaki kanan dan kiri, kemudian di bawa ke RSUD Sekarwangi," kata Yanuar Fajar.

Telah tayang di TribunCirebon.com

Sumber: Tribun Cirebon
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved