Kamis, 9 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

RHK Selasa 11 April 2023

Renungan Harian Keluarga - Markus 16:3-4 Tidak Ada yang Mustahil Bersama Allah

Alkitab mencatat pekuburan di zaman Yesus, pada umumnya bukit batu yang dipahat menjadi ruangan kubur atau dalam gua.

Penulis: Aswin_Lumintang | Editor: Aswin_Lumintang
AP Photo/Ariel Schalit
Sejumlah biarawati sedang menyaksikan para ahli memulai proses restorasi makam Yesus di Yerusalem, Senin malam 

Markus 16:3-4
(3) Mereka berkata seorang kepada yang lain: “Siapa yang akan menggulingkan batu itu bagi kita dari pintu kubur?”
(4) Tetapi ketika mereka melihat dari dekat, tampaklah, batu yang memang sangat besar itu sudah terguling.
----------------------------------

TRIBUNMANADO.CO.ID - Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus.

Alkitab mencatat pekuburan di zaman Yesus, pada umumnya bukit batu yang dipahat menjadi ruangan kubur atau dalam gua. Letak pemakaman ada yang dekat dan jauh dari pemukiman penduduk.

Potret prosesi jalan salib Yesus Kristus
Potret prosesi jalan salib Yesus Kristus (tribunmanado.co.id/Rhendi Umar.)

Tuhan Yesus Kristus dimakamkan tidak jauh dari tempat Ia disalibkan pada suatu taman, kubur baru yang belum pernah dimakamkan seseorang.

Injil Matius mencatat bahwa kubur itu milik Yusuf Arimatea. Yusuf dikenal sebagai orang kaya, berasal dan Arimatea, seorang anggota Majelis Besar (Sanhendrin) yang terkemuka, yang menanti-nantikan Kerajaan Allah.

Ia dicatat sebagai seorang benar, yang tidak setuju dengan keputusan menghukum mati Yesus Kristus.

Sebenarnya Yusuf sudah menjadi murid Yesus, namun sembunyi-sembunyi karena takut kepada orang-orang Yahudi. Mereka meletakkan mayat Yesus di situ, lalu digulingkan batu besar menutupi kubur itu.

Batu yang berukuran besar itu membuat para perempuan berpikir bagaimana menggulingkanya. Namun ketika mereka sampai di kubur ternyata batu yang besar telah terguling.

Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus.

Mari kita mencermati kisah ini. Sambil berjalan menuju kuburan Yesus Kristus berkecamuk dalam pikiran mereka bagaimana cara mengatasi menggulingkan batu besar itu.

Artinya mereka tidak berdiam diri. Namun perempuan-perempuan itu terkejut ketika sampai di kubur itu, karena ternyata batu sudah terguling.

Kita membayangkan kalau hanya kuatir, tidak berbuat sesuatu yang baik apakah kita akan melihat mujizat Tuhan Allah? Perempuan-perempuan itu akan menjadi saksi pertama tentang kebangkitan Yesus Kristus dan bertemu dengan malaikat Tuhan.

Baca juga: Bacaan Alkitab Malam - Markus 16:1 Kristus Bangkit! Soraklah! Haleluyah

Baca juga: Bacaan Alkitab - Matius 27:41-44 Yesus Dikubur dengan Mahal

Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus.

Ada banyak hal yang secara logika kita tidak dapat lakukan. Ada banyak hal yang dengan tenaga, kekuatan fisik mustahil kita lakukan. Akan tetapi apa yang tidak dapat dilakukan oleh manusia tidak mustahil jika dilakukan bersama Tuhan Allah.

Oleh karena itu, marilah kita terus melangkah dengan penuh keyakinan dan pengharapan pada Tuhan Allah.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved