Jumat, 15 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

RHK Rabu 5 April 2023

Bacaan Alkitab - Matius 27:35-37 Dipaku Hidup-Hidup

Hukuman kepada Yesus ada 2: hukum cambuk (dengan flagrum) dan hukuman mati dengan cara dipaku dan digantung di Kayu Salib.

Tayang:
Penulis: Aswin_Lumintang | Editor: Aswin_Lumintang
Internet/istimewa
Jim Caviezel bersaksi usai perankan Yesus di film The Passion of The Christ. Jim saat syuting memikul salib Yesus. 

Yesus ditusuk oleh mahkota duri di kepala menembusi daging dan batok kepala-Nya. Sekali tusuk masuk beberapa duri dari mahkota duri di kepala-Nya, di bagian dahi, belakang, samping kiri dan kanan kepala. Ini dilakukan secara sengaja dan penuh amarah. Sehingga pasti sangat menyakitkan.

Coba bayangkan, paku 12 inci ditancapkan di atas kedua telapak kaki kemudian dipakukan dengan keras. Bagaimana rasanya? Demikian juga dengan tangan.

Ini dilakukan dalam keadaan sadar dan masih hidup. Kalau sudah mati sudah tidak merasakan apapun. Begitu sempurnanya penderitaan Yesus.

Karena cucuran darah yang mengalir deras hingga berhenti mengalir dan begitu banyaknya luka yang perih, Yesaya menyebutkan bahwa rupa-Nya sudah tidak seperti manusia lagi. Sangat mengenaskan.

Terlalu sadis dan sungguh sangat keji. Tiada derita seperti yang Yesus alami dan jalani. Dia dengan sabar pasrah mengikuti semua proses ini karena ketaatan-Nya kepada Allah serta cinta kasih-Nya bagi kita.

Adakah pengorbanan melebihi pengorbanan Yesus. Adakah cinta kasih melebihi cinta kasih Yesus kepada umat-Nya? Pasti tidak ada! Jangankan melebihi, menyamainya saja tidak. Bahkan mendekati penderitaan, pengorbanan dan cinta kasih Yesus pun tak ada. Yesus melakukan itu untuk kita: untuk Saudara dan saya.

Kita tak dapat membalas kebaikan Yesus bagi kita. Yang Yesus inginkan adalah, kita bertobat. Hidup dalam pertobatan, setia dan taatlah pada-Nya. Lakukan firman-Nya dan layanilah Dia meski memikul salib, sebab Dia setia mengasihi, menyertai dan memberkati kita dalam segala hal, selamanya. Amin

DOA: Tuhan Yesus, kami memuliakan Engkau yang berkorban segalanya untuk kami. Mampukan kami terus hidup dalam pertobatan dan melakukan firman-Mu, serta kasihanilah kami selalu. Amin

Sumber: Tribun Manado
Halaman 2/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved