Lokal Bercerita
Cakalang Fufu Manado Sulawesi Utara Melalangbuana hingga ke Luar Negeri
Bryan, penjual Cakalang Fufu di Tikala, kota Manado, provinsi Sulut, mengakui, salah satu pelanggannya adalah warga Kawanua di Jakarta.
Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Rizali Posumah
Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Sulit memisahkan warga Manado, Sulawesi Utara, dengan Cakalang Fufu.
Biarpun sudah merantau ke luar negeri, warga Manado tetap kangen Cakalang Fufu.
Hal itu dituturkan Aziz, penjual Cakalang Fufu di Jalan Ahmad Yani Sario, Manado, Sulawesi Utara.
"Cakalang Fufu jualan saya sering dibawa hingga ke Jakarta, bahkan hingga beberapa negara," kata Aziz Kamis (30/3/2023).
Sebut Aziz, pembelian dilakukan sanak saudara yang berada di Manado.
Mereka kemudian mengirimnya ke sanak saudara di luar daerah.
"Biasanya Cakalang fufu itu digoreng sebelum dikirim," kata Aziz.
Ungkap Aziz, cakalang fufu juga kerap jadi suvenir wisata MICE.
Banyak peserta pertemuan dari luar daerah yang membeli Cakalang Fufu miliknya.
"Cakalang itu jadi tanda mata, mirip suvenir," katanya.
Bryan, penjual Cakalang Fufu di Kelurahan Tikala Baru, Kecamatan Tikala, kota Manado, provinsi Sulut, mengakui,
salah satu pelanggannya adalah warga Kawanua di Jakarta.
"Mereka selalu ambil Cakalang fufu dari saya, caranya melalui teman atau sanak mereka yang membeli disini kemudian dikirim ke Jakarta," kata Bryan.
Rabu (29/3/2023).
Bryan menuturkan, pembeli dari luar daerah cukup sering mampir di kiosnya. Sepekan bisa sekali.
"Atau bisa lebih," kata Bryan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/penjual-cakalang-fufu-di-jalan-ahmad-yani-manado-sulawesi-utara.jpg)