Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Ramadan 2023

Kisah Sejarah para Pejuang yang Melawan Penjajah di Bulan Ramadan, Teuku Umar hingga Bung Tomo

Momen bulan suci Ramadan, bukan membuat mereka gentar, tetapi malah semakin membuat mereka bersemangat untuk melawan penindasan.

Editor: Rizali Posumah
Foto Istimewa
Sosok Bung Tomo, pahlawan pertempuran Surabaya 10 November 1945. Ia menyampaikan pidato-pidato semangat juangnya melalui radio saat sedang puasa. 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Ada banyak kisah kepahlawanan yang terjadi di bulan suci Ramadan.

Termasuk juga kisah para pejuang Nusantara dalam melawan penjajahan dan penindasan dari kaum kolonial. 

Momen bulan suci Ramadan, bukan membuat mereka gentar, tetapi malah semakin membuat mereka bersemangat untuk melawan penindasan. 

Ini beberapa kisah inspiratif para pejuang yang berpuasa meski harus berperang:

1. Teuku Umar

Merupakan salah satu pahlawan nasional yang terkenal karena perjuangannya melawan penjajahan Belanda di Aceh pada akhir abad ke-19 hingga awal abad ke-20.

Teukur Umar dikenal sebagai pemimpin gerilya yang cerdik dan berani.

Ia dilahirkan di Meulaboh, Aceh Barat pada tahun 1854.

Teuku Umar sering kali berpuasa sambil berperang melawan Belanda.

Teuku Umar bahkan pernah memimpin serangan besar-besaran pada tanggal 26 Ramadan 1307 H atau 26 November 1889 M.

Serangan ini berhasil mengejutkan Belanda dan merebut banyak senjata dan amunisi dari mereka.

Anak seorang uleebalang bernama Teuku Achmad Mahmud ini gugur dalam pertempuran pada tanggal 11 Februari 1899 M atau 10 Syawal 1316 H di Meulaboh, Aceh Barat.

Ia dimakamkan dengan hormat oleh Belanda sebagai tanda penghargaan atas keberaniannya.

2. Cut Nyak Dhien

Cut Nyak Dhien adalah istri dari Teuku Umar yang juga turut serta dalam perlawanan melawan Belanda di Aceh.

Halaman
123
Sumber: Grid.ID
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved