Tomohon Sulawesi Utara
IPI Sulut dan Manguni Konservasi Pungut Sampah dan Tanam Pohon di Gunung Lokon
DPD Insan Pariwisata Indonesia (IPI) Sulawesi Utara bersama Manguni Konservasi menggelar gathering yang dibarengi kegiatan sapu gunung dan tanam pohon
Penulis: maximus conterius | Editor: maximus conterius
TRIBUNMANADO.CO.ID - Kepedulian terhadap alam sesama ciptaan Tuhan diwujudkan DPD Insan Pariwisata Indonesia (IPI) Sulawesi Utara dan Manguni Konservasi.
Dalam gathering di kaki Gunung Lokon, Kota Tomohon, Provinsi Sulawesi Utara, Rabu (22/3/2032), para personel kedua organisasi tersebut menggelar konsolidasi internal yang dibareng dengan aksi sapu gunung dan tanam pohon.
Kegiatan dimulai pada pukul 06.00 pagi dan berlangsung hingga selesai.
Para peserta tidak hanya membersihkan area sekitar gunung, namun juga melakukan kegiatan penanaman pohon di sekitar lokasi.
Materi yang diangkat dalam gathering adalah pentingnya menjaga kelestarian alam dan lingkungan sekitar.
Khususnya terkait Gunung Lokon yang menjadi salah satu aset terpenting dalam industri pariwisata di Sulawesi Utara.
Kepala Bidang Lingkungan DPD IPI Sulut Joutje Lala mengatakan, membersihkan Gunung Lokon sangat penting karena gunung tersebut salah satu aset terpenting dalam industri pariwisata di Sulawesi Utara.
"Kita harus merawat Gunung Lokon layaknya anak kita sendiri dengan menjaganya dan membersihkannya secara berkala,” kata dia.
“Hanya dengan cara ini kita dapat memastikan bahwa Gunung Lokon akan tetap menjadi daya tarik utama bagi para wisatawan yang datang ke Sulawesi Utara," lanjut dia.
Mardian Marcell Kalumata, anggota Manguni Konservasi, menambahkan, pihaknya telah melakukan upaya untuk merawat Gunung Lokon dengan menanam 100 pohon di sekitar area gunung.
"Kita harus menjaga pemberian Tuhan ini untuk kelestarian alam dan manusia. Melalui kegiatan ini, kita berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kelestarian alam," ujarnya.
Dalam kegiatan ini, para peserta berhasil mengumpulkan 20 kilogram sampah plastik. Juga pembungkus makanan yang ada di jalur pendakian Gunugn Lokon.
Mardian berharap kegiatan ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi masyarakat Sulawesi Utara dalam menjaga kelestarian alam dan lingkungan sekitar mereka. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/dpd-insan-pariwisata-indonesia-sulut-1.jpg)