Minggu, 10 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Info Kesehatan

Info Kesehatan, Cegah Asam Lambung saat Puasa Ramadan dengan Konsumsi Sari Kurma

GERD sendiri tidak sama dengan penyakit maag, meskipun sama-sama ada gangguan pada lambung.

Tayang:
Editor: Rizali Posumah
(shutterstock)
Ilustrasi - Konsumsi sari kurma saat sahur baik untuk penderita asam lambung. 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Berikut Info Kesehatan tentang cara mencegah asam lambung saat puasa Ramadan dengan mengonsumsi sari kurma.

Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) atau dikenal dengan asam lambung merupakan gangguan pencernaan yang memengaruhi cincin otot antara kerongkongan dan perut.

Penyebab asam lambung naik hingga ke kerongkongan adalah lantaran otot kerongkongan bagian bawah melemah.

Karena melemah, menyebabkan kerongkongan tetap terbuka. 

Walhasil, asam lambung pun naik. 

Saat ini banyak dari kita yang mengalami naiknya asam lambung dari waktu ke waktu.

Namun, ketika ini terjadi berulang kali atau lebih dari dua kali seminggu, kondisi tersebut menyebabkan GERD.

GERD tidak sama dengan penyakit maag meskipun sama-sama ada gangguan pada lambung.

Untuk mencegah atau meringankan gejala asam lambung, apalagi saat puasa di bulan Ramadan ini, para peyintas penyakit ini harus menerapkan gaya hidup sehat dan pola makan yang baik.

Meskipun tidak mudah menjalaninya, semua penyintas asam lambung boleh berpuasa.

Agar tidak terjadi gejala yang menyakitkan tersebut kambuh, penyintas asam lambung harus pintar memilih asupan.

Penyintas asam lambung juga sebaiknya menghindari makanan yang bisa memicu gejala.

Salah satun yang bisa dikonsumsi oleh penyintas asam lambung adala sari kurma saat sahur.

Sari kurma untuk mencegah asam lambung

Sari kurma adalah ekstrak yang terbuat dari buah yang sangat bergizi dan kaya akan nutrisi.

Kurma merupakan buah yang kaya akan serat, vitamin A, E dan C, mineral dan antioksidan.

Pada dasarnya, kurma mengandung sejumlah nutrisi yang baik untuk kesehatan sistem pencernaan seperti kandungan serat tinggi.

Serat merupakan zat penting untuk menjaga kesehatan saluran pencernaan.

Sebuah riset menunjukkan konsumsi kurma secara rutin selama tiga minggu, dapat memicu pergerakan usus menjadi lebih lancar dibandingkan mereka yang tidak mengonsumsi buah kurma.

Sari kurma memiliki efek yang diinginkan dalam mengurangi asam lambung.

Asam lambung adalah cairan pencernaan dengan pH antara 1 dan 3.

Fungsi asam lambung adalah mencerna protein dengan mengaktifkan enzim pencernaan.

Namun, terkadang asam ini terlalu banyak.

Adapun mengkonsumsi sari kurma untuk penderita asam lambung.

Menurut Dokter Deborah Lee (MD), pasien refluks asam cenderung mendapat manfaat dari peningkatan kandungan serat dari makanan mereka.

Adapun bagaimana serat dapat membantu refluks asam, tampaknya serat makanan dapat:

1. Membantu menetralkan asam lambung yang kuat

2. Meningkatkan fungsi esofagus

3. Mengurangi konsentrasi nitrit lambung

Selain itu, serat makanan dapat memberikan rasa kenyang.

Hal ini membuat makan berlebihan yang berkorelasi kuat dengan mulas kecil kemungkinannya.

Penting juga untuk diperhatikan bahwa kurma mengandung gula yang tinggi dengan kandungan gula 4,5 gram per kurma.

Kelebihan gula juga dapat memicu refluks asam, jadi perhatikan jumlah kurma yang konsumsi setiap hari.

SUMBER GRIDHEALTH

Baca berita lainnya di: Google News.

Berita terbaru Tribun Manado: klik di sini.

Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved