Sabtu, 25 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Sejarah Islam

Raja dari Kesultanan Islam di Jawa yang Berjasa Besar bagi Indonesia

Kesultanan Islam di tanah Jawa berdiri pada abad ke-16 Masehi. Adalah Demak yang merupakan Kesultanan Islam pertama di Tanah Jawa. 

Editor: Rizali Posumah
HO
Masjid Agung Demak. Salah satu peninggalan para pendakwah Islam di Nusantara. 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Berikut ini adalah cerita tentang para raja dari Kesultanan Islam yang ada di Jawa yang berjasa bagi Indonesia. 

Kesultanan Islam di tanah Jawa berdiri pada abad ke-16 Masehi.

Adalah Demak yang merupakan Kesultanan Islam pertama di Tanah Jawa

Demak didirikan oleh Raden Patah.

Kesultanan Demak mencapai kejayaan pada masa kepemimpinan Sultan Trenggono.

Kesultanan Demak ini berada di daerah yang kini dikenal sebagai Demak, yang berada di Jawa Tengah. 

Sultan pertama Kesultanan Demak yakni Raden Patah sendiri adalah putra dari Raja Majapahit terakhir, Brawijaya V.

Ibu Raden Patah merupan seorang putri dari negeri China yang masuk Islam. 

Raden Patah memimpin pemberontakan melawan Majapahit yang telah melemah dan mendirikan kerajaan Islam di Demak pada tahun 1478.

Ia juga mendapat dukungan dari Wali Songo, sembilan ulama penyebar Islam di Jawa.

Raden Patah memerintah hingga tahun 1518 dan meninggalkan warisan berupa penyebaran agama Islam dan pembangunan masjid-masjid seperti Masjid Agung Demak.

Adipati Unus

Adipati Unus adalah putra dari Raden Patah yang naik takhta setelah ayahnya wafat.

Ia dikenal sebagai pangeran pemberani yang berani menyerang Malaka yang dikuasai oleh Portugis pada tahun 1512 dan 1521.

Namun, ia gugur dalam pertempuran kedua tersebut dan digantikan oleh saudara tirinya, Trenggono.

Sumber: Grid.ID
Halaman 1/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved