Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Gorontalo

Narapidana Lapas Kelas IIA Gorontalo Digembleng Belajar Alquran, 12 Kini Ikut Seleksi MTQ

Diketahui, dari 12 peserta seleksi MTQ level lapas, ada dua napi berasal dari Lapas Pohuwato. Mereka akan berebut menjadi yang terbaik membaca Alquran

Editor: Alpen Martinus
TribunGorontalo.com
Lapas Kelas II A Gorontalo 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Luar biasa keinginan 12 narapidana Gorontalo yang untuk mengubah kehidupan.

Mereka pun mulai menekuni belajar Alquran.

Bahkan mereka kini mengikuti seleksi Musabaqah Tilawatil Quran  (MTQ) level Lembaga Pemasyarakatan (Lapas), Selasa (12/3/2023). 

Baca juga: Isi Curhatan Warga Binaan Lapas Klas IIA Gorontalo Kepada Rachmat Gobel Anggota DPR RI


Para narapidana (napi) ikut seleksi MTQ level Lapas Gorontalo.(TribunGorontalo.com)

Nantinya mereka akan dipilih tiga orang yang terbaik.

Setelah itu, mereka akan dikirim ke tingkat wilayah yang lebih tinggi lagi.

Dengan mempelajari Alquran, diharapkan mereka bisa berubah dari sisi iman dan taqwa, dan berdampak pada perubahan perilaku.

Seleksi MTQ ini juga dalam rangka peringatan Hari Bhakti Pemasyarakatan ke 59 tahun 2023.

Baca juga: Berikut Hasil Penggeledahan Lapas Klas IIB Tondano, Ada Barang Rakitan

Kepala Divisi Pemasyarakatan, Kanwil Kemenkumham Gorontalo, Bagus Kurniawan mengaku pihaknya hanya akan memilih 3 dari 12 napi untuk melanjutkan ke level wilayah. 

Diketahui, dari 12 peserta seleksi MTQ level lapas, ada dua napi berasal dari Lapas Pohuwato. Mereka akan berebut menjadi yang terbaik membaca Alquran. 

Bagus Kurniawan saat membuka kegiatan seleksi di Lapas Kelas II A Gorontalo menjelaskan, seleksi MTQ ini adalah rangkaian dari peringatan Hari Bhakti Pemasyarakatan ke 59 tahun 2023.

“Di pemasyarakatan itu ada yang namanya pembinaan kepribadian, di antaranya ada pembinaan mental rohani dan spiritual. Bentuknya bisa saja menurut agama masing-masing. Salah satunya adalah seleksi MTQ ini,” ucap Bagus.

Baca juga: Geledah Blok Warga Binaan Lapas Kelas IIB Tondano Minahasa, Ini yang Ditemukan Personil Gabungan

Bagus Kurniawan mengatakan, jika lolos di tingkat wilayah, 3 napi nantinya akan mewakili Provinsi Gorontalo di tingkat nasional.

“Nanti saatnya didapat pemenang, maka mereka ini yang nantinya akan mewakili wilayah Gorontalo untuk lomba MTQ di tingkat nasional. Mereka nantinya akan bersaing dengan warga binaan lainnya di Indonesia,” ujarnya.

Ia menambahkan, ajang MTQ antar warga binaan ini sebenarnya sudah digelar sejak beberapa tahun yang lalu. 

Namun khusus Lapas di Gorontalo baru kali ini ikut serta dalam ajang lomba tersebut.

Sementara itu, Plh Kepala Lembaga Pemasyarakatan Pohuwato, Frangki G. Ma'ruf mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk mencari napi berbakat. 

Ini demi pembinaan kepribadian sekaligus memberikan motivasi kepada warga binaan untuk mempelajari dan mendalami seni membaca Al Qur'an.

"Kami berharap agar peserta dapat  mengimplementasikan kandungan Al-quran tersebut pada kehidupan sehari-hari," pungkas Frangki. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribungorontalo.com 

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved