Liga Spanyol
Xabi Alonso, Raul Gonzalez & Thomas Tuchel Kandidat Pengganti Ancelotti
Kekalahan Real Madrid dari Barcelona dalam laga El Clasico dilaporkan berdampak pada posisi Carlo Ancelotti sebagai juru taktik El Real.
Dia menunjuk logo Real Madrid di jersinya seolah menyimbolkan bahwa sang winger akan selalu memperkuat Los Blancos di tengah ketidakpastian soal masa depan.
Namun, perayaan itu mubazir.
Melalui VAR, wasit menganulir gol Asensio karena tayangan ulang menunjukkan dirinya terjebak offside.
Setelah VAR memberikan garis, lengan Asensio dianggap melebihi tangan Jules Kounde sebagai orang terakhir di pertahanan Barca.
Saking rapatnya jarak tersebut, Marca menyebutnya offside satu milimeter.
Gol Marco Asensio ke gawang Barcelona dibatalkan karena offside. Real Madrid kalah dalam El Clasico di Liga Spanyol (19/3/2023).
Ancelotti jelas menggubris keputusan ini sebagai tindakan kontroversial menurutnya.
Sang pelatih Italia marah karena menilai gol tersebut seharusnya sah.
Apalagi, akhirnya Barcelona mampu melengkapi comeback dengan gol pembalik kedudukan dari Franck Kessie pada injury time (90+2').
"Permainan kami komplet dari menit pertama hingga terakhir. Kami tidak memenangkannya hanya karena offside yang masih kami ragukan," ujar Ancelotti.
"(Aturan) Offside di Piala Dunia jelas, tapi hari ini saya menyisakan pertanyaan. Apakah itu offside?"
"Kami pulang ke Madrid dengan keraguan. Kami tak pantas kalah," imbuhnya, dikutip dari Marca.
Akibat hasil dalam El Clasico kali ini, Real Madrid di atas kertas harus siap menggelar karpet merah buat Barcelona.
Skuad Barcelona asuhan, Xavi Hernandez makin kokoh di puncak klasemen dengan keunggulan 12 angka di atas sang rival.
Walau kompetisi masih menyediakan 36 angka maksimal untuk dipetik, margin selebar itu terlampau sulit dikejar.
Ancelotti toh tak menyerah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/pelatih-real-madrid-carlo-ancelotti-4373.jpg)