Ramadan 2023
5 Tradisi Jelang Bulan Ramadan, Ada Menembakkan Meriam hingga Nyalakan Lentera
Beberapa daerah memiliki tradisi menjelang Ramadan. Misalnya saja menembakkan meriam di Lebanon atau padusan di Indonesia.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Sebentar lagi umat Islam akan menjalankan puasa Ramadan 1444 Hijriah.
Selain identik dengan puasa dan sahur, ada banyak hal yang bisa dilakukan di bulan Ramadan.
Bisa dengan memperbanyak ibadah seperti salat, berdoa, dan bersedekah.
Tak hanya itu, ada tradisi yang dilakukan beberapa negara untuk menyambut Ramadan.
Ada yang menembakkan meriam, ada pula yang menyalakan lentera.
Di Indonesia sendiri khususnya Jawa dikenal dengan padusan.
Padusan adalah ritual membersihkan diri sebelum menginjak bulan Ramadan.
Lantas, apa saja tradisi unik untuk menyambut Ramadan di berbagai negara?
1. Padusan di Indonesia
Dikutip dari Kompas.com (25/3/2022), ada beberapa tradisi yang dilakukan umat Islam untuk menyambut Ramadan di Indonesia, salah satunya adalah tradisi "membersihkan diri" sebelum datangnya bulan Ramadan.
Beberapa daerah di Jawa Tengah dan Jawa Timur memiliki tradisi bersuci yang disebut padusan (artinya "mandi" dalam bahasa Jawa).
Padusan adalah tradisi turun temurun yang dilakukan dengan cara berendam atau mandi di sumur-sumur atau sumber mata air lainnya.
Makna padusan bagi masyarakat Jawa adalah menyucikan diri serta membersihkan jiwa dan raga dalam menyambut datangnya bulan suci. Tujuannya agar saat Ramadan datang, umat Islam dapat menjalani ibadah dalam kondisi suci lahir maupun batin.
Apabila ditelaah lebih jauh, padusan memiliki makna yang sangat dalam yaitu sebagai media untuk merenung dan instropeksi diri dari berbagai kesalahan yang telah dibuat pada masa lalu.
2. Menembakkan meriam di Lebanon
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/tradisi-menembakkan-meriam-di-timur-tengah-sebagai-tanda-berbuka-puasa.jpg)