Breaking News
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Perampokan

Terungkap, Perampok Bank di Lampung Ternyata Pecandu Narkoba, Curi Uang Buat Beli Barang Haram

Pelaku perampokan Bank Arta Kedaton Makmur di Teluk Betung, Bandar Lampung ternyata pecandu narkoba.

Editor: Erlina Langi
Kolase - KOMPAS.COM/TRI PURNA JAYA/Tribunlampung.co.id/Hurri Agusto
Perampok Bank di Lampung Ternyata Pecandu Narkoba 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Baru-baru ini warga Teluk Betung, Bandar Lampung dihebohkan dengan aksi perampokan.

Aksi tersebut terjadi di Bank Arta Kedaton Makmur di Teluk Betung Bandar Lampung.

Akibatnya 2 orang satpam dan satu karyawan.

Para pelaku perampokan tersebut ternyata adalah pecandu narkoba.

Pelaku perampokan tersebut berjumlah 3 orang.

Baca juga: Satpam Gagalkan Aksi Perampokan Bank Arta di Lampung, Pelaku Ditangkap

Satpam berhasil menggagalkan aksi perampokan Bank Arta di Lampung, bakal terima penghargaan dari Kapolda.
Satpam berhasil menggagalkan aksi perampokan Bank Arta di Lampung, bakal terima penghargaan dari Kapolda. (TribunLampung.co.id)

Namun dari tiga orang pelaku, polisi baru menangkap satu orang yakni Heri Gunawan.

"Motifnya, berdasarkan pengakuan pelaku (perampokan bank) dia merupakan pengguna aktif narkoba jenis putau," ungkap Kapolresta Bandar Lampung, Kombes Pol Ino Harianto Kombes Pol Ino Harianto, Jumat (17/3/2023).

Menurut Kapolresta, pelaku bakal menggunakan hasil perampokan tersebut untuk membeli narkoba.

"Jadi diduga hasil pelaku merampok ini akan digunakan untuk membeli narkoba," imbuhnya.

Petugas akan mendalami melalui tes urine untuk mendeteksi kondisi kesehatan hingga kandungan zat amfetamin dalam diri pelaku.

"Tes urine masih kami ambil dan hasil pengecekannya menunggu lebih lanjut," imbuh kapolresta.

Sempat rampas Rp 300 juta

Heri Gunawan sempat merampas tas berisi uang Rp 300 juta dari tangan satpam bank.

Uang tersebut diketahui milik nasabah Bank Mayora

Kombes Pol Ino Harianto menjelaskan, peristiwa perampokan bermula saat satpam Bank Arta Kedaton bernama Tito Alexander bersama seorang teller Agnes berjalan menuju Bank Mayora yang lokasinya bersebelahan.

"Jadi satpam Bank Arta Kedaton Makmur dan teller ini hendak mengambil uang di Bank Mayora senilai Rp 300 juta milik nasabah," ujar Ino.

Seteleh mengambil uang di Bank mayora, lanjut Ino, keduanya kembali ke Bank Arta Kedaton dengan dikawal Satpam Bank Mayora bernama Kismanto.

Selanjutnya, pelaku tiba-tiba datang dari belakang merebut tas yang dipegang satpam Tito Alexander.

Di situlah terjadi tarik menarik antara pelaku dengan Satpam Tito dan dibantu satpam Bank Mayora Kismanto.

"Satpam kemudian masuk ke dalam Bank Arta Kedaton untuk mengamankan uang tersebut,"

"Namun pelaku mengeluarkan senjata airsoft gun dan langsung menembakkan senjata api tersebut ke arah Satpam Tito dan mengenai perut samping sebelah kiri," ujar Ino.

Selanjutnya, kata Ino, pelaku kembali menembak satpam Kismanto mengenai tangan sebelah kanan dan perut sebelah kanan.

"Pelaku kemudian mengambil tas berisi uang Rp 300 juta di tangan satpam Tito dan hendak melarikan diri," imbuhnya

"Namun, pelaku yang hendak kabur dihadang oleh karyawan bank yang membekap pelaku dari belakang dan merebut senjata airsoft gun yang dibawa Pelaku," Ucap Ino.

Saat itulah terjadi pergumulan antara pelaku dengan karyawan bank bernama Rendy.

Kemudian, datang seoang karyawan lain bernama Hance membantu Rendy.

Namun, Hance malah tertembak oleh pelaku mengenai dada sebelah kanan.

Kemudian Senjata airsoft gun yang dipegang pelaku berhasil direbut,dengan dibantu nasabah, karyawan dan warga sekitar pelaku berhasil diamankan.

Akibat Perbuatannya, pelaku terancam Pasal 365 ayat 4 KUHP dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup atau paling berat hukuman mati,

Selain itu, pelaku juga terancam pasal kepemilikan senjata api.

Dari tangan pelaku, polisi ikut mengamankan barang bukti berupa senjata api rakitan jenis revolver dan senjata airsoft gun jenis glock beserta amunisinya.

Baca juga: Viral Video Perampokan di Bank Arta, Detik-detik Pelaku Beraksi dan Ditangkap Terekam Kamera: Guys

Kismanto Dua Kali Tertembak

Satpam Bank Mayora bernama Kismanto (40) ikut menjadi korban aksi perampokan di Bank Arta Kedaton Makmur Bandar Lampung, Jumat (17/3/2023).

Diketahui, aksi perampokan Bank Arta Kedaton Makmur di Teluk Betung Bandar Lampung mengakibatkan tiga korban mengalami luka tembak.

Adapun korban penembakan perampokan Bank Arta Kedaton Makmur di Teluk Betung Bandar Lampung terdiri dari 2 orang satpam dan satu orang karyawan.

Korban pertama bernama Kismanto, merupakan security Bank Mayora.

Korban kedua atas nama Tito Alexander, merupakan sekuriti Bank Arta Kedaton.

Kemudian korban ketiga atas nama Hance Chandra kelahiran Telukbetung 27 Agustus 1981 yang merupakan karyawan Bank Arta Kedaton (legal hukum).

Aksi perampokan terjadi sekitar pukul 09.00 WIB.

Salah satu korban Kismanto memberi kesaksian detik-detik penembakan sebelum peluru mengenai tubuhnya.

"Saat pagi hari ada seseorang yang ingin mengambil uang secara tunai melalui BPR Arta Kedaton Makmur."

"Sesuai SOP yang berlaku di kantor, jika ada yang ingin melakukan penarikan tunai maka harus dikawal," kata Krismanto saat ditemui di RS Budi Medika Bandar Lampung, Jumat (17/3/2023).

Kismanto lalu mendengar suara tembakan dari belakang.

Saat bersamaan, ia terkena peluru dan mengalami luka gores di bagian tangan.

"Begitu ada ledakan itu mengenai goresan bagian tangan, kemudian secara reflek saya geser ke kanan."

"Terus yang kedua perampok menembak lagi dan mengenai sebelah sini (tangan sebelah kanan dekat pergelangan)," terangnya.

Dua kali kena peluru, dirinya sempat berpikir bahwa sudah terjadi hal yang tidak beres sehingga ia berlari ke kantor Bank Mayora dan langsung menutup rolling door.

"Abis nutup pintu itu saya kurang tahu lagi," jelasnya.

Terkait pelaku yang melakukan perampokan, ia mengatakan, hanya melihat pelaku seorang diri dengan membawa senjata api berupa pistol.

"Yang saya tahu pelakunya satu orang memakai topi, masker, dan membawa senjata api berupa pistol," ungkapnya.

Kini Kismanto dirawat di ruang IGD RS Budi Medika, Bandar Lampung.

Pelaku Beraksi Dibantu 2 Rekannya

Pelaku perampokan Bank Arta Kedaton Makmur di Teluk Betung Selatan ternyata bukan cuma satu, melainkan tiga orang.

Dari ketiga pelaku, hanya Heri Gunawan yang turun dari motor.

Sementara dua pelaku lainnya menunggu di sepeda motor.

"Jadi pelaku berinisial HG (Heri Gunawan) bersama dua orang lainnya menggunakan dua sepeda motor berhenti di depan Bank Mayora, jadi total pelaku sebenarnya berjumlah tiga orang," kata Kapolresta Bandar Lampung, Kombes Pol Ino Harianto.

Menurut Kapolresta, dua orang pelaku lainnya menunggu di motor masing-masing sambil memantau situasi.

Ino mengatakan, pihaknya saat ini telah mengamankan HG.

Sedangkan dua orang pelaku lainnya sedang dalam pengejaran petugas kepolisian.

"Motifnya berdasarkan pengakuan pelaku dia merupakan pengguna aktif narkoba jenis Putau."

"Jadi diduga hasil pelaku merampok ini akan digunakan untuk membeli narkoba," imbuhnya."

Ino menyampaikan, pengakuan Heri Gunawan tersebut akan didalami petugas lebih lanjut melalui tes urine untuk mendeteksi kondisi kesehatan hingga kandung zat amfetamin dalam diri pelaku.

"Tes urine masih kami ambil dan hasil pengecekannya menunggu lebih lanjut," imbuh kapolresta.

(*)

Baca Berita Tribun Manado Terbaru DI SINI

Baca Berita Lainnya di Google News

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com  

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved