Breaking News
Selasa, 14 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Parpol

PPP Sentil Korupsi Hambalang dan Century, Ingatkan AHY Kegagalan Pemerintahan SBY-Boediono

Wakil Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Arsul Sani mengungkit kasus mega korupsi Hambalang dan Bank Century

Editor: Aswin_Lumintang
Tribunnews.com/Chaerul Umam
Arsul Sani, Wakil Ketua Umum DPP PPP 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Wakil Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Arsul Sani mengungkit kasus mega korupsi Hambalang dan Bank Century di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Hal itu menanggapi pidato politik Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang menilai beberapa kebijakan Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) grasa-grusu.

Arsul mengatakan AHY tak pantas menilai Pemerintahan Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin yang sedang berjalan-jalan.

Menurut Arsul, mengkritisi kebijakan Pemerintahan SBY-Boediono lebih tepat lantaran masa baktinya telah selesai.

Agus Harimurti Yudhoyono, Ketua Umum DPP Partai Demokrat
Agus Harimurti Yudhoyono, Ketua Umum DPP Partai Demokrat (KOMPAS.com/NICHOLAS RYAN ADITYA)

"Kita lebih pas misalnya mengkritisi atau menilai program pemerintahan SBY-Budiono karena memang masa baktinya sudah lewat dan melihat hasilnya," kata Arsul saat dikonfirmasi, Kamis (16/3/2023).

Dia mencontohkan kebijakan SBY dalam Proyek Pusat Pendidikan, Pelatihan, dan Sarana Olahraga Nasional (P3SON) Hambalang.

"Contoh kita bisa mengatakan bahwa kebijakan dan program Pemerintahan SBY terkait dengan pusat olahraga terpadu yang dikenal sebagai proyek Hambalang," ujar Arsul.

Arsul juga mengungkit program stabilisasi sektor keuangan atau perbankan Bank Century di era SBY yang disebutnya gagal karena timbul korupsi dalam pelaksanaanya.

Iklan untuk Anda: Warga Jawa Barat Yang Sakit Lutut dan Pinggul Wajib Membaca Ini!
Advertisement by

"Bahkan proses hukumnya belum selesai sampai dengan sekarang. Kemudian negara mengalami kerugian karena tidak bisa di-recovery dan proyeknya mangkrak," ucap dia.

Lebih lanjut, dia juga menyinggung kebijakan deforestasi atau pelepasan kawasan hutan yang luar biasa jumlah luasannya selama 10 tahun masa Pemerintahan SBY.

"Itu juga bisa dipertanyakan manfaatnya bagi rakyat kecil dan bagi preservasi lingkungan hidup kita," ungkap Arsul.

Arsul menambahkan kasus korupsi proyek Hambalang lebih nyata grasa-grusunya ketimbang menilai pemerintahan yang sedang berjalan.

"Jadi bicara grasa-grusu maka proyek Hambalang itu justru lebih nyata grasa-grusunya," imbuhnya.

Sebelumnya, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengkritisi sejumlah program Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved